JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kijang menjadi salah satu mobil Toyota yang melegenda di Indonesia. Tanpa terasa, sejak Innova Zenix diluncurkan beberapa waktu lalu, keluarga Kijang dari Toyota telah memasuki generasi ke tujuh.
Hal menarik dari Innova Zenix adalah mobil ini menggendong mesin hybrid, pertama dalam sejarah keluarga Kijang. Mobil ini disebut menekankan komitmen Toyota terhadap mobilitas inklusif dengan terus mengembangkan kendaraan Hybrid EV yang terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
All New Kijang Innova Zenix juga menjanjikan performa berkendara yang superior dengan mengadopsi platform dan mesin TNGA, serta teknologi Toyota Hybrid System generasi ke-5. Mewarisi beberapa keunggulan dari generasi sebelumnya, All New Kijang Zenix masih hadir sebagai model mobil yang lega interiornya.
Baca Juga: Duet Maut Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV Dongkrak Penjualan xEV Toyota
Salah satunya adalah platform TNGA GA-C dengan struktur monocoque yang menggantikan struktur ladder-on-frame. Platform baru ini diklaim memungkingkan engineer Toyota untuk menyematkan berbagai teknologi advance terbaru kepada All New Kijang Innova Zenix seperti mesin 2.0L TNGA.
Hadir menanggalkan sasis ladder frame juga membuat Innova Zenix mampu mengemas mesin 2.0 TNGA generasi ke-5 Toyota Hybrid System, dan transmisi 10-Speed Direct Shift CVT untuk menghadirkan performa berkendara yang superior serta konsumsi bahan bakar yang lebih efisien di saat yang bersamaan.
Sebelumnya, Kijang Innova selalu menggunakan sasis ladder frame. Kini beralih pakai platform monokok TNGA: GA-C. Sebuah struktur rangka yang juga dipakai MPV Voxy. Jarak sumbu roda pun ikut meregang menjadi 2.850 mm. Formulasi itu diadopsi bersama sistem penyangga roda, agar memberikan kenyamanan penghuni kabin. Khususnya di baris pertama maupun kedua.
Baca Juga: Maju Pilgub DKI, Kaesang Tunggu Agustus
Suspensi baru jelas punya andil besar dalam menyuguhkan kenyamanan. McPherson Strut di depan dipasangkan dengan Torsion Beam di belakang, menggantikan tipe Multilink. Racikan ini bikin mobil punya redaman rigid, namun rebound atau pengembalian pegas terasa lembut.
Kemudian, platform TNGA memberikan ruang bagi insinyur Toyota dalam meningkatkan rigiditas bodi, mengurangi bobot, serta mereduksi suara yang masuk ke dalam kabin. Semua dalam rangka meningkatkan kestabilan dan kenyamanan pemakai saat berselancar di jalan.
Sumber: Jawapos.com
Editor : M. Erizal