Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sebelum Ambil Calya atau Sigra Bekas, Perhatikan 6 Item Ini, agar Tak Terbeli Mobil Bekas Taksi Online

Redaksi • Minggu, 4 Agustus 2024 | 07:00 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Toyota Calya atau Daihatsu Sigra layak dipinang jadi mobil pertama, mengingat harganya yang murah, namun mobil ini hadir dengan opsi tiga baris kursi. Jadi bisa muat banyak penumpang.

Karena itu, nggak heran kalau MPV murah bikinan duet Toyota dan Daihatsu ini banyak dicari para pemilik mobil pertama.

Harga mobil bekas Toyota Calya dan Daihatsu Sigra juga sudah murah banget. Cek saja sendiri di marketplace atau platform car listing dan jual-beli mobil bekas, harga Toyota Calya dan Daihatsu Sigra ada yang sudah di angka Rp80 jutaan.

Karena murah, nggak heran kalau duet MPV LCGC itu kerap jadi mobil yang digunakan pemiliknya untuk keperluan armada taksi online. Nah, untuk para calon pembeli mobil bekas Toyota Calya dan Daihatsu Sigra wajib teliti nih, jangan sampai dapat kedua unit mobil tersebut yang bekas taksi online.

Ada banyak alasan kenapa mobil bekas armada taksi sebaiknya tidak dibeli. Paling jadi pertimbangan sih kondisinya yang rata-rata sudah babak-belur, kilometer meledak dan record service yang serampangan. Apalagi taksi online, milik perorangan dan bukan perusahaan taksi yang memang komit pada unit yang prima.

Dilansir dari Seva, mobil bekas taksi online bisa dikenali dari beberapa ciri-cirinya.

1. Interior
Bagian interior, jika mobil bekas pemakaian pribadi otomatis sang pemilik akan rajin merawat serta membersihkannya karena ini berkaitan dengan kenyamanan. Namun berbeda jika digunakan untuk taksi online, pasti perawatannya tak maksimal.

Selain itu, sarung joknya masih terasa lembut, plafonnya bersih, serta bagian setir dan doortrim lapisannya masih tebal dan warna masih terlihat. Sementara kalau bekas taksi online, mobil ini pasti akan dinaiki oleh banyak orang.

2. Joknya mulai kasar dan keras
Lalu terlihat plafonnya kotor, lapisan setir mulai aus, tipis, pecah-pecah, dan warnanya pudar, senada juga di bagian hand rest doortrim. Hal ini karena mobil tersebut dipakai terus-menerus.

3. Aroma mobil
Indikasi lainnya adalah aroma, sudah pasti, jika mobil bekas pemakaian pribadi aromanya wangi, terlebih jika pemiliknya tidak merokok. Sedangkan mobil bekas taksi online, aromanya kadang tidak karuan, bisa dari makanan yang dibawa penumpang, pengemudi yang merokok, atau kaca jendela yang sering terbuka.

4. Eksterior
Bodi mobil adalah hal pertama yang harus dicek ketika beli mobil bekas karena ini yang paling terlihat oleh mata.

Kebanyakan mobil bekas taksi online, apalagi unit Calya dan Sigra, ya bisa dilihat dan ditemui sendiri, rata-rata kondisi bodinya ya begitu adanya. Namanya juga mobil untuk cari duit.

Untuk mobil bekas pemakai pribadi, akan terlihat perbaikan bodi di area umum saja. Misalnya di area bumper depan atau belakang. Sementara kalau bekas taksi online, kebanyakan bekas cat hampir bisa ditemui di seluruh bagian bodi.

5. Kaki-kaki
Bagian kaki-kaki atau undercarriage, tentu bagian ini juga terlihat bedanya, bahkan rasanya. Bisa dibilang mobil bekas taksi online adalah mobi yang “capek”, digunakan tiap hari dan sudah menempuh jarak yang jauh.

Bebannya pun beragam, dari kosong hingga kelebihan muatan karena jumlah penumpang yang banyak dan barang yang berat. Mobil ini pasti kinerja dan kenyamanan shock breaker-nya sudah berkurang.

Tidak hanya itu, bisa saja as rodanya sudah mulai aus. Termasuk juga ban yang mulai botak. Tentu, keduanya sudah wajib diganti.

6. Mesin
Selanjutnya mesin. Bila odometer dapat menipu calon pembeli dengan jarak tempuh yang rendah, tapi kompartemen mesin ini tidak bisa menipu.

Mobil bekas pemakai pribadi, biasanya sesuai antara jarak tempuh di odometer dengan keadaan kompartemen mesin. Apalagi bagi yang rajin melakukan servis berkala di bengkel resmi, tidak mungkin bisa pemiliknya melakukan manipulasi pada odometer.

Kompartemen mesinnya pun bersih tidak ada rembesan oli, mesin terawat dan rapi, suaranya halus, sehingga nyaman digunakan. Tapi kalau odometernya kecil namun ruang mesinnya banyak rembesan oli, perlu dicurigai bahwa angka pada km odometer sudah ditest atau dimanipulasi.

Sumber: Jawapos.com

Silakan simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu dengan mengakses Riau Pos WhatsApp Channel

 

Editor : RP Edwir Sulaiman
#toyota calya #mobil bekas #taksi online #daihatsu sigra