Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Barang Impor Masuk, Industri Tekstil Indonesia Kalah Saing, Sri Mulyani: Dua Menteri Godok Aturan Baru

Redaksi • Rabu, 14 Agustus 2024 | 00:27 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Produk impor tekstil banyak yang masuk ke Indonesia. Hal itu menyebabkan industri tekstil Indonesia ambruk. Secara permintaan produk Indonesia memang masih memadai, tapi makin tertekan karena kalah saing dengan produk luar negeri.

Menyikapi hal itu, dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas sedang menggodok kebijakan baru. "Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) saat ini sedang tertekan," ujarnya.

Disebutkan, hingga Kuartal II-2024, beberapa industri memang perlu dorongan guna mengekspansi level PMI Manufaktur yang anjlok. Di antaranya, industri mesin dan perlengkapan -1,8 persen, tekstil dan produk tekstil (TPT) - 0 persen, alas kaki tumbuh 1,9 persen, dan barang dari karet tumbuh 2,1 persen.

Baca Juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani beberkan APBN Defisit Rp 21,8 Triliun pada Mei 2024

"Ini yang terdera, terkena dan tertekan oleh banyak hal. Mungkin demandnya masih memadai, tapi karena kompetisi impor," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTA edisi Agustus 2024 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (13/8), seperti dikutip Jawapos.com.

Dua kebijakan yang digodok itu berkaitan dengan anti dumping dan bea masuk untuk memproteksi industri dalam negeri. "Intinya kita memproteksi industri dalam negeri," jelasnya.

Sektor manufaktur sebutnya, memang sedang tertekan. Bahkan industri tekstil yang ambruk alias tidak tumbuh sebesar 0 persen. Menkeu memastikan menteri terkait nantinya akan melakukan langkah-langkah jitu untuk memulihkan sektor manufaktur. Adapun nantinya, kebijakan yang diputuskan akan keluar dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Rinaldi
#industri tekstil #barang impor #sri mulyani