Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PLN Produksi Hidrogen dan Amonia Hijau, Gandeng Pupuk Indonesia dan ACWA Power

jpg • Jumat, 20 September 2024 | 10:30 WIB
PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Nusantara Power (PLN NP) meresmikan Green Hydrogen Plant (GHP) pertama di Indonesia yang berlokasi di kawasan PLTGU Muara Karang, Pluit, Jakarta.
PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Nusantara Power (PLN NP) meresmikan Green Hydrogen Plant (GHP) pertama di Indonesia yang berlokasi di kawasan PLTGU Muara Karang, Pluit, Jakarta.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Inisiasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menjadikan Indonesia sebagai pelopor ekonomi hijau terus dilakukan. Salah satunya melalui kolaborasi sesama perusahaan BUMN dengan mitra internasional.

PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan PLN Indonesia Power (PLN IP) menandatangani Head of Terms (HoT) Perjanjian Pembelian Hidrogen Hijau bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) dan ACWA Power. Kerja sama itu merupakan langkah strategis guna memperkaya peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Salah satunya hidrogen.

”Ini menjadi bukti we walk the talk. Bahwa komitmen ini kami wujudkan dalam bentuk nyata,” kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. ”Kesepakatan ini menjadi langkah strategis bagi PLN dalam pengembangan hidrogen hijau sebagai bahan baku utama produksi amonia hijau dalam memperkuat ketahanan energi nasional,” imbuhnya.

Dalam kolaborasi itu, Pupuk Indonesia akan bertindak sebagai off-taker hidrogen hijau yang diproduksi Project Company’s Hydrogen Plant dari Joint Development Agreement (JDA) bersama ACWA Power dan PLN. 

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menambahkan, kolaborasi strategis itu akan memastikan ketersediaan pasokan hidrogen hijau sebagai bahan baku utama produksi amonia hijau. Amonia hijau itulah yang selanjutnya dapat dimanfaatkan Pupuk Indonesia dalam produksi pupuk urea dan NPK sehingga mendukung keberlangsungan pasokan bahan baku industri pupuk nasional.

Kolaborasi itu juga berkontribusi dalam membangun sistem ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan. ”Karena sumber daya tak terbarukan seperti gas alam pada akhirnya akan habis. Ini merupakan langkah strategis kami untuk menggantikan gas alam dengan air, sehingga Pupuk Indonesia dapat terus memasok pupuk yang dibutuhkan petani dan tetap menjadi pemain kunci dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” jelas Rahmad.

Direktur Gas & BBM PLN EPI Rakhmad Dewanto menjelaskan, hidrogen hijau merupakan salah satu energi baru yang penting dalam mencapai target transisi energi. Saat ini PLN memproduksi sekitar 203 ton hidrogen hijau per tahun dari 22 instalasi hidrogen yang didukung oleh Renewable Energy Certificate (REC) serta sumber panas bumi.

PLN EPI juga segera memulai pembangunan fasilitas hidrogen hijau dan pabrik amonia hijau di Jawa Timur. Ditargetkan, itu akan beroperasi pada 2026—2027.(dee/fal/jpg)

Editor : Rindra Yasin
#PLN (Persero) #PLN EPI #produksi hidrogen hijau #pupuk indonesia