PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Investasi pasar modal makin dilirik oleh generasi Z (gen Z) di Riau. Terbutki, berdasarkan data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia, per 31 Agustus 2024 ini, komposisi investor pasar modal berdasarkan pekerjaan didominasi oleh pelajar dengan jumlah sebesar 32,74 persen. Kemudian disusul oleh pegawai negeri, swasta dan guru sebesar 24,68 persen, lainnya 21,21 persen, pengusaha 15,71 persen dan ibu rumah tangga 5,68 persen.
Direktur KSEI yang juga Ketua Panitia HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia, Dharma Setyadi mengatakan bahwa hal tersebut menunjukkan sesuatu yang baik. Namun harus dibarengi dengan edukasi lanjutan agar mereka bisa bertahan di pasar modal.
“Which is good. Waktu terus berjalan, yang kita harapkan nasabah gen Z ini terus berinvestasi. Konsisten, bukan diawal saja,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sekolah Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2024 yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, di Pekanbaru Kamis (26/9).
Menurutnya, yang menjadi tantangan ialah bagaimana gen Z ini bisa terus berinvestasi di pasar modal. “Tetap harus di-maintain. Jadi, walaupun mereka sudah selesai kuliahnya, tetap melakukan investasi,” sambungnya.
Meskipun dominasi gen Z terbilang tinggi di pasar modal, namun dari segi nilai aset masih kalah dari profesi lain. “Dari segi jumlah memang banyak. Tapi nilai asetnya masih kecil-kecil,” lanjutnya.
Selain menghadirkan KSEI sebagai narasumber, SEPTM 2024 juga menghadirkan Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan terkait Kebijakan dan Infrastruktur IDX dalam rangka Perlindungan Investor. Bukan hanya itu, hadir pula Kepala Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Model Regional OJK, Edi Broto Suwarno yang menyampaikan mengenai Kebijakan OJK dalam Pengembangan dan Pengawasan Pasar Modal Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OJK Riau, Triyoga Laksito. Diharapkan, kegiatan ini sekaligus memberikan pemahaman kepada media dan masyarakat terkait perkembangan pasar modal Indonesia saat ini termasuk arah kebijakan OJK terkait pasar modal.(azr)
Editor : Rindra Yasin