JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Riuh kemenangan Donald Trump dalam pilpres Amerika Serikat tidak hanya disambut warga negeri Paman Sam itu. Efeknya ternyata juga sampai ke Indonesia.
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) pun berkeyakinan kemenangan Donald Trump akan berdampak positif pada ekspor sawit Indonesia.
"Tentunya akan mempengaruhi ekspor (CPO) kita. Ekspor kita kan turun tahun ini, salah satunya pengaruh dari perang juga," Chairman Gapki Eddy Martono di sela penyelenggaraan Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) ke-20 di Nusa Dua, Bali, Kamis (7/11).
Eddy berharap Trump benar-benar bisa menyetop perang yang terjadi sehingga perekonomian dunia bisa segera pulih. Kemenangan Trump ini harapnya, perang khususnya di Timur tengah bisa distop. Tentunya itu akan berpengaruh sangat besar pada pada perekonomian dunia, di mana perekonomian berbagai negara bisa bergeliat kembali.
Eddy melanjutkan, ekspor produk sawit Indonesia ke AS ada di kisaran 2,5 juta ton dan dari tahun ke tahun terus meningkat. Namun, ekspor ke negara-negara Asia dan Afrika terpengaruh situasi perang yang terjadi.
Ekspor sawit Indonesai ke Tiongkok yang turun cukup drastis, contohnya. Eddy meyakini bahwa Trump akan segera menyetop perang yang terjadi, karena perang juga berpengaruh besar pada perekonomian AS.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi