RIAUPOS.CO - Aksi penanaman pohon di sekitar terowongan gajah ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai terus dimasifkan PT Hutama Karya. Hal ini sebagai upaya nyata mewujudkan hidup harmoni manusia dan satwa yang menjadi tema kegiatan, khususnya dalam menjaga ekosistem spesies gajah sumatera pada lintasannya.
Penanaman pohon secara simbolis dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia, dengan menggandeng Rimba Satwa Foundation (RSF), KLHK dan kelompok tani di desa sekitar terowongan gajah yang diberdayakan Hutama Karya untuk pembibitan.
Acara seremoni dipusatkan di Jalan Rangau Km 6, Pinggir, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Kamis (21/11).
Aksi penanaman pohon ini dihadiri langsung EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya Adjib Al Hakim bersama Nur Intan Savitri B dari tim Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Hutama Karya.
Juga hadir Manager Program RSF Wishnu Sukmantoro dan tim RSF, perwakilan KLHK dan masyarakat dari kelompok tani (Poktan) Hutan Pusaka Jaya Dusun Bahorok Desa Pinggir.
Melalui kegiatan ini, di sepanjang koridor terowongan gajah di Balai Raja dilakukan upaya menggiring gajah melintasi terowongan dengan pembinaan habitat gajah intensif seluas satu hektare dari masing-masing terowongan.
Seperti menanam ribuan rumput gajah, pisang dan bambu yang ditanam secara intensif.
Sementara pada jarak antara masing-masing terowongan, terpasang fencing kejut atau tanaman alami berupa tanaman berduri yang tidak dimakan gajah misalnya jeruk dengan batang berduri atau jeruk nipis disepanjang pagar pembatas menghubungkan antar terowongan gajah. Sehingga gajah tidak masuk ke ruas jalan tol.
“Memang, gajah di Balai Raja ini ada saat dimana dia melakukan perjalanan berpindah ke Giam Siak Kecil misalnya. Itu yang kita dorong supaya lewat terowongan, tidak lewat jalan tol. Salag satu upayanya pohon-pohon disenangi gajah ditanam di sepanjang terowongan. Dan di sekitar areal masuk jalan tol ditanam pohon yang tidak disukai atau ditakuti gajah,” kata Manager Program RSF Wishnu Sukmantoro.
RSF, lanjutnya mengapresiasi langkah Hutama Karya yang mendukung tata kelola gajah dan masyarakat.
“Melalui dukungan HK, kita terus menanam ribuan pohon dan bibit di sekitar terowongan tol di wilayah Pinggir ini. Sekitar 235 hektare luasan sudah ditanam berikut pemberdayaan masyarakat melalui kelompok tani,” tambah Wishnu.
Sementara itu EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya Adjib Al Hakim mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam program konservasi di wilayah terowongan gajah tersebut.
Menurutnya, HK sebagai perusahaan yang terus bertransformasi, juga concern dalam melestarikan lingkungan. Terutama di sekitar jalan tol.
“Tol Permai ini unik dan satu-satunya di Indonesia memiliki terowongan gajah. kita tak boleh merusak ekosistem lingkungannya. Sehingga dengan penanaman pohon dan bibit ini diharapkan dapat menjaga lingkungan makhluk hidup yang ada,” kata Adjib Al Hakim.(egp/adv)
Editor : Rindra Yasin