Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PLN Bersama SKK Migas Gandeng University of Dundee Gelar Public Lecture, Kolaborasi untuk Transisi Energi

Redaksi • Sabtu, 22 Februari 2025 | 09:22 WIB
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan sambutan pada public lecture di Kantor Pusat PLN, Rabu (19/2/2025).
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan sambutan pada public lecture di Kantor Pusat PLN, Rabu (19/2/2025).

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - PT PLN (Persero) menggandeng University of Dundee, Skotlandia, Inggris Raya dan SKK Migas dalam menggelar public lecture sebagai komitmen mengakselerasi transisi energi di Indonesia. Mengusung tema “Energy Transition Toward A Low Carbon Economy”, forum yang digelar di Kantor Pusat PLN, Rabu (19/2) ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, perusahaan BUMN, swasta, akademisi, hingga mitra internasional untuk membahas strategi mencapai target net zero emissions pada 2060.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan, transisi energi ke ekonomi rendah karbon merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menyejahterakan masyarakat, dan memeratakan kesenjangan.

Ia menekankan, saat ini dunia sedang mengalami deglobalisasi, digitalisasi, perubahan iklim, demografi, dan utang global, sehingga penting bagi Indonesia untuk memperhatikan aspek tersebut dalam pembangunan ekonomi agar mampu menempatkan peta jalannya dalam situasi ini.

“Mencapai net zero emissions bukanlah hal mudah, tetapi Indonesia harus memberikan apa yang dijanjikan. Melalui energy transition mechanism (ETM) yang baru, Indonesia bertujuan untuk mengatasi masalah transisi energi,” kata Suahasil.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman P Hutajulu mewakili Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menjelaskan pentingnya transisi energi untuk pertumbuhan ekonomi dan melindungi harga energi yang tidak stabil.

Menurutnya, upaya transisi energi tidak hanya bergantung kepada pemerintah, tetapi juga kolaborasi sektor swasta dan akademisi, yang salah satunya diwujudkan melalui forum ini.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey memaparkan, kerja sama antara Inggris dan Indonesia menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan energi terbarukan. Ia mengatakan forum public lecture terkait transisi energi yang dilaksanakan ini juga sebagai selebrasi peringatan hubungan diplomatic antara Indonesia dengan Inggris Raya yang ke-75.

“Saat ini Indonesia dan Inggris Raya sedang melakukan kerja sama transisi energi bersama dengan berbagai pemangku kepentingan dan ini sejalan dengan program komitmen yang disampaikan pemerintah Indonesia. Pada pertemuan Presiden Prabowo dengan Perdana Menteri kami, yang menjadi fokus utama yaitu mendorong kemitraan baru, salah satunya adalah kemitraan di energi dan perubahan lingkungan,” imbuh Jermey.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, saat ini pihaknya tengah menghadapi tantangan bersama yaitu perubahan iklim. Untuk mengatasi masalah itu, dibutuhkan kolaborasi antar komunitas global.

Ia menyampaikan saat ini PLN terus berupaya untuk beralih dari energi fosil ke energi terbarukan. Dalam rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) mendatang, sumber energi akan didominasi energi baru dan terbarukan.

“Forum ini memberikan rasa bangga komunitas global yang sebelumnya terfragmentasi kini menjadi satu, dan ini memberi keyakinan apapun tantangan yang ada di depan, kita akan terus bergerak maju untuk menyelesaikan misi ini, untuk berjuang demi menjaga keberlanjutan bagi generasi yang akan datang,” ujarnya.(adv)

Editor : Rindra Yasin
#pt pln (persero) #transisi energi #skk migas