Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PLN Sosialisasikan Kompensasi ROW untuk Pembangunan SUTT 150 kV Kid-Pakning

Redaksi • Rabu, 30 April 2025 | 10:20 WIB
PT PLN UIP Sumbagteng melakukan sosialisasi sekaligus penyampaian nilai kompensasi right of way (ROW) untuk proyek saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV.
PT PLN UIP Sumbagteng melakukan sosialisasi sekaligus penyampaian nilai kompensasi right of way (ROW) untuk proyek saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Dalam upaya mempercepat , PT PLN pembangunan infrastruktur kelistrikan(Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) melaksanakan sosialisasi sekaligus penyampaian nilai kompensasi right of way (ROW) untuk proyek saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV KID–Pakning.

Kegiatan ini digelar di Aula Pertemuan Kantor Camat Bukit Batu, yang melibatkan warga dari Desa Buruk Bakul dan Desa Bukit Batu, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.

Acara dibuka langsung oleh Camat Bukit Batu, Acil Esyno, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keterbukaan informasi yang dilakukan oleh PLN. Ia menyoroti pentingnya pembangunan gardu induk ini untuk menjawab keluhan masyarakat soal ketidakstabilan pasokan listrik.

“Selama ini, suplai listrik ke rumah-rumah warga sering tidak stabil dan mengakibatkan kerusakan alat elektronik. Dengan pembangunan SUTT ini, diharapkan kualitas listrik yang lebih andal. Pembangunan SUTT 150 kV KID - Pakning ini juga berpotensi meningkatkan perekonomian di Kabupaten Bengkalis,” ungkap Acil di hadapan peserta sosialisasi.

Dalam kesempatan itu, Khalvi Novrizon Saputra dari Bagian Pertanahan PT PLN turut menjelaskan secara rinci mengenai tahapan proyek dan pentingnya sosialisasi nilai kompensasi ROW. Menurutnya, pemberian kompensasi ini merupakan amanat peraturan dan UU serta merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memenuhi hak masyarakat yang lahannya terdampak jaringan SUTT.

“Ini adalah bagian dari tahapan pembangunan SUTT. Sebelumnya, kami telah melakukan pembebasan lahan untuk tapak tower, dan saat ini kami melanjutkan ke tahapan kompensasi ROW,” terang Khalvi.

Ia menegaskan bahwa penilaian kompensasi dilakukan oleh Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP) yang ditetapkan oleh Kementrian ESDM serta memiliki lisensi dari Kementerian ATR BPN dan Kementerian Keuangan. Besarnya nilai kompensasi pun bervariasi, bergantung pada berbagai indikator seperti jarak lahan dari jalan besar dan faktor penunjang lainnya.

Sementara itu, Manager UPP SBT 1, Sigit Hardyanto, menegaskan komitmen PLN dalam menyelesaikan proyek ini dengan tetap mengutamakan hak masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya soal menghadirkan listrik, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan masyarakat. Kami pastikan seluruh tahapan, termasuk pemberian kompensasi ROW, dilakukan secara adil, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Sigit menambahkan, kehadiran Gardu Induk 150 kV ini diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Bengkalis dan sekitarnya, membuka lebih banyak peluang untuk pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat, menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Mari kita wujudkan Bengkalis yang lebih terang dan lebih maju,” tuturnya.(adv)

Editor : Arif Oktafian
#pembangunan infrastruktur kelistrikan #pt pln (persero) #Pembangunan SUTT 150 kV Kid Pakning #Kompensasi ROW