Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Eka Hospital Pekanbaru Ingatkan Bahaya Osteoporosis Sedari Dini

Prapti Dwi Lestari • Jumat, 2 Mei 2025 | 10:29 WIB
Hospital Director Eka Hospital Pekanbaru dr Monika Noviena Susanto MARS (tengah) foto bersama Spesialis Orthopedi dan Tulang Belakang Eka Hospital Pekanbaru.
Hospital Director Eka Hospital Pekanbaru dr Monika Noviena Susanto MARS (tengah) foto bersama Spesialis Orthopedi dan Tulang Belakang Eka Hospital Pekanbaru.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sebagai rumah sakit terkemuka di Provinsi Riau, Eka Hospital Pekanbaru selalu peduli terhadap kesehatan masyarakat, salah satunya bahaya osteoporosis sejak dini khususnya kepada generasi muda. Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialis ortopedi RS Eka Hospital saat media gathering, Selasa (29/4) bertema “Bone Health in Millennials: What You Don’t Know Could Hurt You,”

Menurut Hospital Director Eka Hospital Pekanbaru dr Monika Noviena Susanto MARS, sebagai rumah sakit terkemuka di Pekanbaru dan Indonesia, RS Eka Hospital Pekanbaru ingin mengedukasi masyarakat melalui informasi kesehatan yang akurat dari para dokter profesional yang ada di Eka Hospital.

Itu sebabnya, melalui media gathering ini dirinya berharap informasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat bisa diketahui lebih lengkap melalui media massa yang ada di Provinsi Riau karena memegang peranan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun jika masyarakat masih memerlukan informasi lebih lanjut, dapat segera membuat janji dengan dokter melalui appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

“Kami berharap, informasi yang kami sampaikan bisa diteruskan kepada masyarakat secara tepat dan bermanfaat demi pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk masyarakat,” kata dr Monika.

Sementara itu, Spesialis Orthopedi dan Tulang Belakang Eka Hospital Pekanbaru dr Petrus Aprianto SpOT AIFO-K FICS menyebutkan pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak usia muda, terutama bagi generasi milenial. Apalagi tulang merupakan fondasi utama tubuh. Selain sebagai penopang, tulang juga berfungsi sebagai pelindung organ vital, tempat produksi sel darah, dan cadangan mineral penting. Oleh karena itu, menjaga kesehatan tulang sangatlah krusial untuk kualitas hidup yang baik.

Osteoporosis sering disebut sebagai “silent epidemic” karena datang tanpa gejala yang jelas. Kondisi ini menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah, dan seringkali baru terdeteksi setelah terjadi fraktur. Yang mengkhawatirkan, osteoporosis tidak hanya mengintai orang tua, tetapi juga bisa menyerang usia muda.

Di mana tulang bukan sekadar kerangka yang menopang tubuh. Mereka adalah fondasi yang menjalankan berbagai fungsi krusial, antara lain yang pertama sebagai penopang. Tulang memberikan struktur dan bentuk pada tubuh, memungkinkan kita untuk berdiri, bergerak, dan melakukan aktivitas sehari-hari.

Kedua, sebagai perlindungan organ. Tulang melindungi organ vital seperti otak, jantung, dan paru-paru dari cedera. Ketiga, produksi sel darah. Sumsum tulang di dalam tulang menghasilkan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang penting untuk kesehatan.

Keempat, penyimpanan mineral. Tulang berfungsi sebagai tempat penyimpanan mineral penting seperti kalsium dan fosfor, yang dibutuhkan untuk berbagai fungsi tubuh.

“Inilah mengapa menjaga kesehatan tulang sangat penting,” sebut Dr Petrus.

Banyak anggapan bahwa hanya wanita yang berisiko terkena osteoporosis. Faktanya, semua usia perlu waspada terhadap kesehatan tulang. Sehingga osteoporosis sering kali diidentikkan dengan penyakit orang tua, padahal generasi milenial yang sering dianggap masih muda dan kuat, ternyata juga berisiko mengalami masalah tulang.

Gaya hidup modern yang seringkali kurang sehat menjadi faktor pemicunya. Beberapa risiko utama pada milenial meliputi gaya hidup sedentari: kurangnya aktivitas fisik dan terlalu banyak duduk dapat melemahkan tulang. Selain itu, kurang sinar matahari juga jadi penyebab. Paparan sinar matahari penting untuk produksi vitamin D, yang berperan penting dalam penyerapan kalsium.

Penyebab lainnya adalah diet tidak seimbang. Konsumsi makanan tinggi kalori namun rendah nutrisi penting seperti kalsium dan vitamin D dapat berdampak buruk bagi kesehatan tulang. Ada juga penyebabnya kebiasaan buruk seperti merokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan asupan kafein tinggi. Semuanya dapat mengganggu kesehatan tulang.

“Tulang terus mengalami perubahan sepanjang hidup kita. Massa tulang mencapai puncaknya pada usia 20-30 tahun. Setelah itu, proses remodelling tulang (pembentukan dan resorpsi tulang) terus berlanjut. Jika massa tulang yang dicapai saat muda tidak optimal, risiko osteoporosis di usia tua akan meningkat. Ini menekankan pentingnya membangun tulang yang kuat sejak dini,” ungkapnya.(ayi)

Editor : Arif Oktafian
#bahaya osteoporosis sejak dini #eka hospital pekanbaru #aksi peduli kesehatan masyarakat #apa itu osteoporosis