Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

RS Awal Bros Berikan Tips Bijak Mengakses Informasi Kesehatan di Medsos

Prapti Dwi Lestari • Senin, 26 Mei 2025 | 10:51 WIB
dr. Engga Demartha
dr. Engga Demartha

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Di era digital saat ini, media sosial (medsos) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Platform seperti Facebook, Instagram, TikTok dan WhatsApp digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari berkomunikasi hingga mencari informasi, termasuk informasi kesehatan. Kemudahan akses dan kecepatan penyebaran informasi menjadikan media sosial sebagai sumber utama bagi banyak orang dalam mendapatkan pengetahuan seputar kesehatan. 

Marketing Communication/Digital Project RS Awal Bros Group dr Engga Demartha MHkes, Ahad (25/5) mengatakan, berdasarkan laporan We Are Social dan Meltwater, pada awal 2025, jumlah pengguna medsos di Indonesia mencapai 143 juta, setara dengan 50,2 persen dari total populasi negara yang berjumlah 285 juta jiwa. Angka ini menunjukkan betapa besar peran medsos dalam kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk dalam hal memperoleh informasi kesehatan. 

Namun, tingginya penggunaan medsos juga membawa tantangan tersendiri. Banyak informasi kesehatan yang beredar di platform seperti Facebook, WhatsApp, dan lainnya belum tentu memiliki dasar ilmiah yang kuat. Hoaks atau informasi palsu seputar kesehatan mudah tersebar dan dapat menyesatkan masyarakat.

Misalnya, klaim tentang pengobatan instan atau promosi produk kesehatan yang tidak terverifikasi sering kali muncul dan menyebar luas tanpa kontrol. Penyebaran informasi kesehatan yang tidak akurat dapat berdampak serius.

Masyarakat yang terpengaruh oleh hoaks kesehatan mungkin mengambil keputusan yang salah, seperti mengonsumsi obat tanpa konsultasi dokter atau menunda pengobatan yang sebenarnya diperlukan. 

“Hal ini dapat memperburuk kondisi kesehatan individu dan membebani sistem pelayanan kesehatan secara keseluruhan.Untuk mengatasi permasalahan ini, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan dalam memilah informasi yang benar. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah dengan mengandalkan sumber informasi yang terpercaya,” ucapnya 

Selain itu, bahaya informasi palsu atau hoaks yang sengaja disebarkan untuk menipu, memengaruhi opini publik, atau menimbulkan kekacauan. Bentuknya bisa berupa teks, gambar, video, maupun audio yang sering dikemas seolah-olah berasal dari sumber terpercaya. Hoaks bisa muncul dalam berbagai tema, seperti kesehatan, politik, agama, bahkan bencana.

Dampak dari penyebaran hoaks sangat berbahaya. Tidak sedikit orang yang menjadi panik, kehilangan kepercayaan, atau bahkan mengalami kerugian karena termakan informasi palsu. Dalam dunia kesehatan, hoaks bisa menyebabkan masyarakat salah paham tentang vaksin, pengobatan, atau penyakit tertentu.

Tips Terhindar dari Informasi Palsu/Hoaks

“Agar terhindar dari informasi palsu atau hoaks di medos, penting bagi kita untuk selalu memeriksa sumber informasi. Informasi yang kredibel umumnya berasal dari institusi resmi, media terpercaya, atau para ahli di bidangnya,” ujarnya.

Dikatakannya, hindarilah mempercayai atau menyebarkan informasi dari akun anonim atau situs yang tidak dikenal reputasinya. Selain itu, jangan langsung percaya hanya dari judul berita, karena banyak judul yang dibuat sensasional untuk menarik perhatian. Bacalah isi artikel secara menyeluruh agar memahami konteks sebenarnya.

“Langkah berikutnya adalah melakukan pengecekan fakta melalui sumber resmi seperti situs turnbackhoax.id, cekfakta.com atau kominfo.go.id. Situs-situs ini menyediakan data valid mengenai informasi yang teridentifikasi sebagai hoak,” ujarnya.

Dikatakannya, perhatikan juga tanggal dan konteks berita yang beredar. Tidak jarang, informasi lama disebarluaskan kembali seolah-olah masih relevan, padahal konteksnya sudah tidak sesuai dengan situasi saat ini.

“Yang tak kalah penting, untuk informasi kesehatan, selalu tanyakan langsung ke ahlinya seperti dokter atau tenaga medis yang kompeten, agar Anda tidak salah dalam mengambil keputusan yang berdampak pada kesehatan. Dengan bersikap bijak, kita bisa menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan aman dari hoaks,” ujarnya.(ayi)

Editor : Rindra Yasin
#rs awal bros #informasi kesehatan #pekanbaru