JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Produsen mobil dari Cina terus saja meramaikan pasar otomotif Indonesia. Yang terbaru, namanya begitu aneh meski memakai baterai dan fitur canggih. Nama mobil itu adalah Lepas.
Sebagai informasi, Lepas adalah sub-brand kendaraan listrik dari Chery Group, dan resmi melakukan debut globalnya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 pada 23 Juli di ICE BSD, Tangerang. Lepas langsung tancap gas dan memperkenalkan tiga model sekaligus: L8, L6, dan L4, semuanya berbasis teknologi New Energy Vehicle (NEV).
“Lepas hadir bukan hanya sebagai mobil, tapi sebagai teman perjalanan. Kami menciptakannya agar bisa menyatu dengan gaya hidup konsumen muda yang ingin mobil itu bukan cuma alat transportasi, tapi bagian dari identitas mereka,” ujar Zhong Wei, Deputy CEO Lepas Global di arena GIIAS 2025, Rabu (23/7/2025).
Menurutnya, semua model Lepas dirancang dengan tiga prinsip utama: keindahan desain, kecerdasan teknologi, dan keberlanjutan lingkungan. Meski baru diluncurkan, Lepas bukan pemain tanpa pengalaman. Di baliknya berdiri Chery Group, pabrikan otomotif yang sudah malang melintang lebih dari 30 tahun.
Mereka mengklaim membawa fondasi kuat dari sisi riset, produksi, hingga manajemen rantai pasok global untuk bersaing di pasar otomotif dalam negeri.
Fenomena merek-merek Cina masuk ke pasar otomotif Indonesia memang lagi kencang-kencangnya. Dari yang namanya keren, sampai yang bikin senyum sendiri seperti Lepas, semuanya berlomba menawarkan teknologi terbaru dengan harga kompetitif.
Lepas. Namanya sangat sederhana, terdengar akrab, bahkan mungkin bikin orang bertanya, “Ini beneran nama merek mobil?” atau ungkapan hewan yang kabur, lepas, susah ditangkap.
Dan nama unik seperti Lepas mungkin justru jadi nilai tambah, bikin orang ingat, lalu penasaran. Jadi kalau nanti Anda dengar orang bilang, “Gue pakai Lepas buat ke kantor,” jangan salah paham dulu. Bisa jadi itu bukan curhat, tapi, mobil barunya.***
Editor : Edwar Yaman