PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim telah melaksanakan rapat penetapan harga kelapa sawit mitra plasma. Berdasarkan hasil penetapan harga kelapa sawit periode 5-11 November 2025 telah menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati tim.
Kepala Bidang Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja mengatakan, untuk penurunan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp99,76 per Kg atau mencapai 2,73 persen dari harga periode lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu pekan kedepan turun menjadi Rp3.553,84 per Kg dan berlaku untuk periode satu pekan kedepan.
“Dengan harga cangkang berlaku untuk satu bulan kedepan dengan harga Rp18,30 per Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu 93,09 persen, harga penjualan CPO pekan ini turun Rp375,74 dan kernel pekan ini turun Rp458,85 dari pekan lalu,” katanya.
Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan Permentan Nomor 01 Tahun 2018 pasal 8 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periode ini Rp14.271,00 dan harga kernel KPBN periode ini Rp12.906,00.
“Sebagaimana diketahui, harga TBS yang ditetapkan tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga pekan ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel,” ujarnya.
Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata Kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra.
“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.(gem)
Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru
Editor : Rindra Yasin