PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dalam waktu kurang dari dua bulan sejak dirilis, lagu “Sufi Hop Anthem” karya Enamen telah menjangkau lebih dari 70 negara di 5 benua. Hal tersebut sekaligus menandai lahirnya gerakan musik baru dari Indonesia yakni Sufi Hop yang merupakan perpaduan antara spiritualitas mistik dan ritme modern.
Dengan lebih dari 7.000 pemutaran, pertumbuhan 1.290 persen, serta pendengar dari Amerika Serikat, Nigeria, Turki, Prancis, Malaysia, dan Afrika Selatan, lagu ini menjadi jembatan antara suara, kesadaran, dan doa.
Berdasarkan data Spotify dan SoundOn, Sufi Hop Anthem banyak diputar di kota-kota besar dunia seperti Kuala Lumpur, Lagos, Istanbul, Milan, Johannesburg, dan New York, menunjukkan bahwa pesan spiritual Enamen dapat diterima lintas budaya dan bahasa.
“Sufi Hop bukan sekadar musik. Tapi denyut spiritual yang menyambungkan jiwa-jiwa di seluruh dunia," ujar Enamen.
Lagu ini juga mendapat sorotan dari berbagai media internasional. Groove Africa menulis “Enamen Introduces Sufi Hop Anthem”. Sementara itu, Rap Growing dari Eropa–Brasil menyebut karya ini penuh spiritualitas dan rima tajam.
Landon Buford Amerika Serikat menyoroti “doa dan ritme yang menyatu”
- FoldedWaffle (indie hip-hop blog) menilai Enamen membawa “kejujuran mentah dan ketekunan tersembunyi.”
Selain liputan media, Sufi Hop Anthem juga dibagikan oleh influencer hip-hop @bomboycajarap di Instagram Story dan mendapat sejumlah repost di Facebook, memperluas jangkauan organik lagu ini di komunitas musik global.
Setelah tampil di Groover Global Hip-Hop Charts rank 80 top global dan mendapat ulasan positif dari 3scope Media Entertainment, Sufi Hop Anthem kini menjadi simbol lahirnya suara baru dari Indonesia — musik spiritual yang menembus batas dunia. (rls)
Editor : M. Erizal