Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Setetes Solusi untuk Meranti: Air yang Dulu Jauh Kini Mengalir Dekat, PLN Peduli Hadirkan Infrastruktur Air Bersih

Redaksi • Rabu, 19 November 2025 | 10:59 WIB
Bupati Kepulauan Meranti H Asmar dan pihak PLN UIP Sumbagteng meninjau Program TJSL di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Bupati Kepulauan Meranti H Asmar dan pihak PLN UIP Sumbagteng meninjau Program TJSL di Kabupaten Kepulauan Meranti.

MERANTI (RIAUPOS.CO) - PT PLN (Persero) kembali mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini menjadi wujud nyata kepedulian PLN untuk tidak hanya menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkualitas, tetapi juga berkontribusi secara langsung dalam pembangunan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

Salah satu bentuk kontribusi tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas air bersih di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang hingga kini masih membutuhkan dukungan akses terhadap sumber air yang layak.

Jumat (14/11), PLN UIP Sumbagteng secara resmi menyerahkan bantuan berupa pembangunan 10 sumur bor dan dua unit MCK sekolah kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Seremoni penyerahan berlangsung di Kantor Desa Banglas dan dihadiri oleh Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Program ini mengangkat tema “Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh”, mencerminkan upaya PLN dalam mendukung ketahanan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta keberlanjutan pembangunan desa.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi (P2K) PLN UIP Sumbagteng Osta Melano menjelaskan, penyediaan sarana air bersih tersebut merupakan program prioritas dalam rangka menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang belum memiliki akses memadai terhadap air bersih dan sanitasi.

“Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air tidak ada pertanian, kesehatan, dan keberlanjutan itu sendiri. Karena itu, PLN berupaya memastikan masyarakat dapat mengakses air bersih dengan lebih mudah dan layak,” tegas Osta.

Menurut Osta, pembangunan fasilitas air bersih yang tersebar di 8 desa/kelurahan ini memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 620 warga, termasuk pelajar yang sebelumnya kesulitan mendapatkan sarana sanitasi layak.

Pembangunan sumur bor ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan air minum dan kegiatan rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung aktivitas pendidikan, kebersihan lingkungan, serta peningkatan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Ia menambahkan, program ini juga merupakan bagian dari kontribusi PLN terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) ke-6, yaitu menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua.

Seluruh pelaksanaan program diselaraskan dengan nilai transformasi PLN, Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused, untuk memastikan setiap langkah perusahaan memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar menyampaikan terima kasih serta mengapresiasi hadirnya program yang dinilai sangat membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Terima kasih banyak kepada PLN UIP Sumbagteng atas bantuan 10 titik sumur bor dan fasilitas MCK yang diberikan. Program ini memberikan dampak positif dan berkelanjutan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini merupakan bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan sektor energi dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran daerah.(adv)

 

Editor : Arif Oktafian
#Wujud nyata #Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) #kesejahteraan masyarakat #pelaksanaan program