TANGERANG (RIAUPOS.CO) -- Peta persaingan otomotif Indonesia makin panas dan menggeliat. Pabrikan berlomba memperkenalkan lini hybrid dan BEV baru, sementara pemain baru tak ragu masuk dengan teknologi dan desain yang berani.
Kondisi persaingan ini terlihat saat gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang resmi dibuka 21–30 November di ICE BSD City, Tangerang. Edisi tahun ini cukup menarik dengan puluhan pabrikan yang membawa debut model terbaru, terutama dari lini elektrifikasi yang makin agresif. Padahal GJAW dikenal sebagai pameran dengan fokus transaksi penjualan.
Sebanyak 33 merek di GJAW merupakan otomotif roda empat. Total merek yang ikut ada sekitar 80. Daftarnya tidak main-main, mulai dari brand Jepang, Eropa, Amerika, hingga gelombang baru dari Tiongkok yang terus menguat di pasar Indonesia.
Sejumlah merek pun dipastikan membawa kejutan besar lewat model-model yang telah lama dinantikan publik. Salah satu yang paling menyita perhatian pengunjung ialah Veloz Hybrid, yang disebut sebagai world premiere di GJAW 2025.
Toyota menegaskan bahwa model HEV ini dikembangkan serta diproduksi secara lokal dan akan menjadi hybrid Toyota paling terjangkau di Indonesia. Banyak pengamat menyebut model ini bakal jadi game changer di segmen MPV keluarga.
Toyota juga dikabarkan membawa dua BEV sekaligus. Salah satu kandidat terkuat adalah bZ4X rakitan lokal, yang selama ini masih diimpor. Jika benar meluncur, kehadiran BEV lokal ini menjadi sinyal besar bahwa Toyota mulai mempertegas komitmen elektrifikasi mereka di Tanah Air.
Sementara brand Tiongkok, Chery membawa sub-brand premium bernama Lepas, dan GJAW 2025 menjadi panggung perdana bagi Lepas L8. SUV hybrid 5-kursi ini dilengkapi panoramic sunroof elektrik, layar vertikal 13,2 inci, sistem bantuan berkendara ADAS, dan interior bernuansa mewah. Dengan harga pre-booking sekitar Rp580 juta, L8 siap menantang berbagai SUV hybrid di kelas menengah atas.
Selain L8, Chery juga menghadirkan C5 CSH (Omoda Hybrid) dan mengumumkan harga resmi J6T, model yang belum lama diluncurkan secara global.
Setelah sukses masuk ke beberapa pasar global, Changan mobil akhirnya mendarat di GJAW dengan dua model listrik.
Deepal S07
SUV listrik berdesain techno sporty ini tampil mencuri perhatian dengan pintu tanpa rangka, electric moonroof, dan performa yang disebut sangat agresif. Motor listrik 160 kW (setara 214 hp) membuat akselerasinya diperkirakan gesit, bahkan mampu memberi daya saing terhadap pemain EV mapan lainnya.
Lumin EV
Beralih ke city car, Changan memperkenalkan Lumin EV, mobil mungil yang menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan. Meski tenaga motornya relatif kecil (sekitar 35 kW), jarak tempuhnya diperkirakan bisa mencapai lebih dari 300 km, cukup untuk aktivitas harian tanpa rasa khawatir.
Merek otomotif Vietnam VinFast Limo Green & VF Wild juga hadir agresif di GJAW 2025.
Limo Green
MPV listrik 7-seater ini disebut cocok untuk kebutuhan keluarga Indonesia maupun armada taksi. Ruang kabin lega, konfigurasi duduk fleksibel, dan efisiensi baterai menjadi nilai jual utamanya.
VF Wild
Tak kalah menarik, VinFast membawa VF Wild, konsep pikap double cabin bertenaga listrik. Model ini langsung jadi pusat perhatian karena menggabungkan desain futuristik dengan fungsi utilitas khas segmen pikap.
Suzuki Grand Vitara Hybrid hadir dengan penyegaran halus. Suzuki tidak membawa model baru sepenuhnya, namun memperkenalkan Grand Vitara Hybrid minor change dengan ubahan eksterior dan interior yang lebih segar. Meski tidak sedramatis pesaingnya, Suzuki tetap mempertahankan fokus di segmen hybrid entry-level.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi