Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Inisiatif Strategis ANTAM Memperkuat Kesejahteran Sosial dan Ekonomi di Pongkor

Redaksi • Selasa, 24 Februari 2026 | 18:15 WIB

ANTAM menjalankan berbagai inisiatif inovasi sosial di berbagai unit binis secara konsisten. Sejak tahun 2025.
ANTAM menjalankan berbagai inisiatif inovasi sosial di berbagai unit binis secara konsisten. Sejak tahun 2025.

RIAUPOS.CO - Menjalankan bisnis berkelanjutan merupakan komitmen yang dilaksanakan ANTAM di seluruh lini operasi. Penerapan good mining practice dan operation excellence menjadi landasan untuk memastikan seluruh kegiatan yang dilakukan ANTAM berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Tidak hanya itu, sebagai pelaksanaan prinsip ESG dan komitmen keberlanjutan, ANTAM bersinergi dengan masyarakat sekitar wilayah operasi untuk meningkatkan kemandirian dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program inovasi sosial.

Sekretaris Perusahaan ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto menyebut pelaksanaan program inovasi sosial merupakan bagian dari salah satu upaya ANTAM untuk bertumbuh bersama masyarakat sekitar wilayah operasi.

“Sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasi, kami terus berupaya menciptakan berbagai program inovasi sosial yang sesuai dengan kebutuhan. Bersama masyarakat, kami menginisiasi, membuat dan mengimplementasikan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dengan harapan untuk meningkatkan perekonomian,” kata Wisnu.

Pelibatan masyarakat dalam progam lingkungan yang dilakukan di wilayah tambang, program pertanian terintegrasi, serta pemanfaatan teknomogi untuk pelestarian lingkungan merupakan beberpa contoh program inovasi sosial yang dilakukan ANTAM.

“ANTAM menjalankan berbagai inisiatif inovasi sosial di berbagai unit binis secara konsisten. Sejak tahun 2025, beberapa program inovasi yang dijalankan ANTAM antara lain Program Garitan Kalongliud yang dikelola UBP Emas Pongkor, dan Program Aek Kapusa 2 yang dikelola UBP Bauksit Kalimantan Barat,” tambah Wisnu.

Di UBP Emas Pongkor, inovasi sosial sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun terakhir, dimana keberanjutan dan kemandirian masyarakat merupakan pondasi utama. Diawali dengan program Cikal Tangkal (Ciguha Kampung Lestari Tanggung Kawal Lingkungan) di Desa Bantar Karet. Program ini hadir dalam fase pemulihan kawasan dan penguatan kelembagaan masyarakat, dengan fokus pada restorasi lingkungan serta pembangunan kembali kohesi sosial.

Cikal Tangkal menjadi titik awal pembentukan arah baru—mendorong kawasan yang sebelumnya rentan menjadi lebih tertata dan produktif. Tidak berhenti dengan Cikal Tangkal, di Desa Malasari, ANTAM menjalankan Program Pepeling Cisangku.

“Pepeling Cisangku mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan penguatan ekonomi lokal. Pendekatan berbasis komunitas diterapkan untuk membangun kepemilikan usaha, meningkatkan kapasitas kelompok, dan memperkuat akses terhadap pasar,” papar Wisnu.

Pada 2024, melalui Program Sundung Cisarua di Desa Cisarua, ANTAM mengembangkan sistem pertanian dan peternakan terintegrasi yang melibatkan pemuda, perempuan, dan kelompok rentan. Program ini membuka ruang ekonomi yang lebih stabil dan legal, sekaligus memperkuat struktur sosial desa, serta meningkatkan rasa percaya diri masyarakat dalam menentukan arah masa depan mereka.

Selanjutnya di Pongkor ANTAM menjalankan Program Garitan Kalongliud, sebagai jawaban atas tantangan fase krisis yang dialami di Desa Kalongliud Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, ketika bencana banjir dan longsor pada tahun 2020 merusak infrastruktur irigasi secara menyeluruh.

Program Garitan Kalongliud menjalankan model pertanian sirkular terpadu yang memulihkan lahan tidur, meningkatkan efisiensi irigasi, serta mengolah limbah lokal menjadi pupuk organik. Pendapatan kelompok tani meningkat signifikan, biaya produksi menurun, dan indeks kepuasan masyarakat menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap program.

Wisnu menegaskan, Program Garitan Kalongliud dirancang bukan sebagai bantuan jangka pendek, melainkan sebagai solusi sistemik untuk membangun kembali ekosistem pertanian desa yang produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

“Program Garitan Kalongliud merupakan salah satu program inovasi sosial yang telah dijalankan ANTAM sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan Perusahaan yang dilaksanakan secara terintegrasi. Melalui model berbasis ekosistem ini, kami berharap desa mampu membangun ketahanan jangka panjang yang mandiri dan berkelanjutan,” tutup Wisnu.

Bagi ANTAM, keberlanjutan bukan sekedar menjalankan operasi tambang secara bertanggung jawab. Keberlanjutan merupakan komitmen jangka panjang untuk membangun masyarakat desa yang lebih tangguh, memiliki pilihan ekonomi yang sehat, serta mampu menghadapi berbagai tantangan guna mencapai kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Rindra Yasin
#ESG #Good Mining Practice #antam