Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mobil Listrik Polytron Lampaui Penjualan Beberapa Merek Otomotif Jepang dan Cina, Berpeluang Berkembang di Indonesia

Redaksi • Jumat, 6 Maret 2026 | 07:32 WIB

Polytron menghadirkan satu model mobil listrik yang tersedia dalam dua varian, yaitu G3 dan G3+.
Polytron menghadirkan satu model mobil listrik yang tersedia dalam dua varian, yaitu G3 dan G3+.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Pasar mobil listrik Indonesia meningkat. Kondisi ini membuat Polytron memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan memperkuat posisinya di industri otomotif nasional.

Berdasarkan data penjualan wholesales yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang tahun 2025, Polytron telah mendistribusikan sebanyak 455 unit mobil listrik ke jaringan dealer di Indonesia.

Kondisi itu membuat Polytron berhasil mencatatkan angka penjualan yang mampu bersaing bahkan melampaui beberapa merek otomotif global dari Jepang maupun Cina.

Sementara dari sisi penjualan retail atau distribusi dari dealer ke konsumen, tercatat sebanyak 353 unit mobil listrik Polytron berhasil terjual. Capaian ini menunjukkan bahwa mobil listrik Polytron mulai mendapatkan perhatian dari konsumen domestik serta memperlihatkan potensi besar di pasar kendaraan listrik nasional.

Memasuki tahun 2026, performa penjualan mobil listrik Polytron masih terus berjalan meski dengan angka distribusi yang lebih terbatas. Data terbaru menunjukkan bahwa Polytron mencatat wholesales sebanyak 82 unit sedangkan retail sales: sebanyak 12 unit.

Berdasarkan angka distribusi tersebut, Polytron menempati peringkat ke-25 mobil terlaris di Indonesia berdasarkan wholesales. Menariknya, posisi ini menempatkan Polytron di atas sejumlah merek otomotif global seperti: DFSK, Citroën, BAIC, Lexus, Ford, MINI, Changan, Nissan, Subaru, VW dan Audi.

Sementara berdasarkan penjualan retail, Polytron berada di posisi ke-39, tepat di atas beberapa merek global lain seperti: Volvo, Changan dan Audi. Capaian ini menunjukkan bahwa merek lokal mulai mampu bersaing di pasar otomotif nasional, khususnya di segmen kendaraan listrik yang sedang berkembang pesat.

Ini menjadi langkah awal yang cukup positif bagi Polytron dalam membangun kepercayaan pasar terhadap produk mobil listrik buatan Indonesia.

Saat ini Polytron menghadirkan satu model mobil listrik yang tersedia dalam dua varian, yaitu: Polytron G3 dan G3+. Kedua varian mobil listrik tersebut dirakit di fasilitas produksi milik PT Handal Indonesia Motor yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat. Dari sisi produksi, pada Januari 2026 Polytron tercatat memproduksi 154 unit kendaraan listrik. Sementara sepanjang tahun 2025, total produksi mobil listrik Polytron mencapai 531 unit.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#mobil listrk #polytron #berpeluang berkembang