PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap maraknya penipuan berkedok investasi yang kini banyak terjadi melalui media sosial (medsos), salah satunya via aplikasi Telegram.
Modus yang sering digunakan pelaku adalah dengan menawarkan investasi titip dana yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Berapapun nominalnya, masyarakat diminta lebih awas dan meningkatkan kewaspadaan.
Informasi yang dihimpun Riaupos.co dari akun resmi Instagram Divisi Humas Mabes Polri mengungkapkan, pelaku biasanya mengiming-imingi korban dengan keuntungan yang tidak masuk akal untuk menarik minat.
Baca Juga: Capella Honda Spill Rahasia Bikin Motor Jadi Paling Irit
Alhasil, banyak masyarakat yang akhirnya terjebak karena tergiur janji tersebut tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.
Untuk menghindari menjadi korban penipuan, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap tawaran investasi yang datang secara tiba-tiba, terutama melalui pesan pribadi. Selain itu, penting untuk tidak langsung bergabung ke dalam grup investasi tanpa mengetahui kejelasan dan legalitasnya.
Masyarakat juga disarankan pihak kepolisian untuk mengabaikan atau menolak ajakan investasi yang mencurigakan, terutama jika disampaikan secara personal oleh pihak yang tidak dikenal.
Baca Juga: Berlangsung Meriah, Kadisnaker Riau Tutup Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026
Kemudian, jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan kepada pihak berwenang dan informasikan kepada orang terdekat agar tidak ikut menjadi korban.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah tergiur keuntungan instan, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang semakin berkembang di era digital saat ini.(egp)
Editor : M. Erizal