PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PLN Regional Riau melakukan kunjungan kelembagaan ke Komando Daerah Militer (Kodam) XIX Tuanku Tambusai sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat sinergi lintas sektor antara penyedia energi nasional dan institusi pertahanan negara.
Kolaborasi ini dinilai semakin krusial ditengah meningkatnya kebutuhan listrik yang andal serta pentingnya menjaga stabilitas wilayah guna mendukung percepatan pembangunan nasional.
Kunjungan yang berlangsung pada Selasa (21/4) tersebut dihadiri tiga pucuk pimpinan PLN Regional Riau, yakni General Manager PLN UIP Sumbagteng Achmadi Abbas, General Manager PLN UIP3BS Amiruddin, serta General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Didik Wicaksono.
Kehadiran rombongan PLN yang turut didampingi para Senior Manager dan jajaran manajemen ini disambut Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, beserta jajaran pejabat utama Kodam dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menegaskan pentingnya penguatan koordinasi dalam mendukung pengamanan objek vital nasional, khususnya infrastruktur ketenagalistrikan yang menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.
Seiring dengan masifnya pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk di berbagai wilayah, PLN memandang dukungan dari TNI sebagai elemen penting dalam memastikan seluruh proyek strategis dapat berjalan tepat waktu, aman, dan sesuai dengan perencanaan.
Baca Juga: PLN UIP Sumbagteng Tingkatkan Kompetensi Pegawai lewat Pelatihan Kritikal Lifting dan Rigging
General Manager PLN UIP Sumbagteng Achmadi Abbas menyampaikan, sinergi antara PLN dan TNI telah terjalin dengan baik dan perlu terus ditingkatkan seiring dengan dinamika pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang semakin kompleks.
“Kami menyadari, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh stabilitas dan kondusivitas wilayah. Dukungan dari TNI, khususnya Kodam XIX Tuanku Tambusai, menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pelaksanaan proyek di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, proyek-proyek ketenagalistrikan yang saat ini tengah dikembangkan tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas pasokan listrik, tetapi juga memperluas akses energi hingga ke wilayah-wilayah yang sebelumnya belum terjangkau secara optimal. Dengan demikian, kolaborasi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk institusi pertahanan, menjadi kunci dalam mewujudkan pemerataan pembangunan.
Sementara itu, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program-program strategis nasional, termasuk di sektor ketenagalistrikan. Menurutnya, keberadaan infrastruktur listrik yang andal merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat ketahanan wilayah.
“TNI pada prinsipnya siap mendukung setiap upaya pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Pengamanan terhadap objek vital nasional, termasuk infrastruktur kelistrikan, merupakan bagian dari tanggung jawab kami dalam menjaga kepentingan negara,” katanya.(adv)
Editor : Arif Oktafian