Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BBM Khusus Diesel Melonjak Tajam! Harganya Tembus Rp30 Ribu per Liter

Redaksi • Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:55 WIB
Totem harga BBM menunjukkan BP Ultimate Diesel tembus Rp30 ribu lebih. (RianAlfianto/JawaPos.com)
Totem harga BBM menunjukkan BP Ultimate Diesel tembus Rp30 ribu lebih. (RianAlfianto/JawaPos.com)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi naik lagi. Kenaikan khusus BBM diesel ini terjadi di sejumlah SPBU swasta per 2 Mei 2026.

Kenaikan ini terpantau di berbagai titik di Jakarta dan Banten, mulai dari wilayah Antasari dan Lenteng Agung di Jakarta Selatan, Meruya Ilir Jakarta Barat, Kelapa Gading Jakarta Utara, hingga kawasan BSD City di Tangerang sebagaimana dipantau JawaPos.com pada Sabtu (2/5) siang. 

Di jaringan SPBU milik BP Indonesia, penyesuaian harga terlihat jelas pada produk BP Ultimate Diesel. BP Ultimate Diesel dijual dengan harga Rp30.890 per liter. Padahal sebelumnya, jenis ini dijual dengan Rp25.560 per liter. Artinya, terdapat kenaikan sebesar Rp5.330 per liter, angka yang cukup signifikan dalam waktu singkat.

Baca Juga: Sopir Truk Menunggu Tanpa Kepastian, Antrean BBM Mengular di Sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru

Jenis BBM lain di SPBU yang sama tidak mengalami perubahan. Produk BP 92 tetap berada di harga Rp12.390 per liter, dan BP Ultimate bertahan di Rp12.930 per liter.

Sebelumnya, Pertamina telah lebih dulu melakukan penyesuaian harga untuk produk solar non subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex. Jadi kenaikan harga BBM diesel ini bukan terjadi tanpa konteks. Langkah yang diambil BP pun dinilai sebagai bagian dari tren yang sama di pasar BBM non subsidi.

Ingat, harga BBM, khususnya diesel, sangat dipengaruhi faktor eksternal seperti fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Kondisi tersebut membuat harga bahan bakar berpotensi berubah dalam waktu yang relatif cepat.

Baca Juga: Antrean Panjang Pertalite di SPBU Pekanbaru, Ada Pengendara Mobil yang Ngaku Antre Satu Jam

Senada, operator swasta lainnya juga mengikuti langkah serupa. SPBU VIVO tercatat menaikkan harga Diesel Primus ke angka Rp30.890 per liter. Sebelumnya, produk tersebut dijual jauh lebih rendah, yakni Rp14.610 per liter, menandakan lonjakan harga yang sangat drastis.

Sebagai informasi, penyesuaian harga BBM non-subsidi di Indonesia mengacu pada regulasi pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Kebijakan ini memberikan ruang bagi badan usaha untuk menyesuaikan harga mengikuti mekanisme pasar.

Dengan kondisi ini, masyarakat, terutama pelaku usaha yang bergantung pada bahan bakar diesel, perlu bersiap menghadapi biaya operasional yang semakin tinggi dalam waktu dekat.

Baca Juga: Antisipasi Dampak Potensi Krisis BBM, Polisi Lakukan Patroli di SPBU Kampar

Di sisi global, lonjakan harga ini juga tak lepas dari dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan yang terjadi telah mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia, yang pada akhirnya berimbas pada harga BBM di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#bbm diesel #harga melonjak tajam #bbm non subsidi