Srikandi PLN Nusantara Power Peringati Hari Kartini, Kenang  Perjuangan  RA Kartini  Perjuangkan Hak-Hak Perempuan

Redaksi • Dipublikasikan Sabtu, 9 Mei 2026 | 09:55 WIB
Peringati Hari Kartini, Srikandi PLN NP kompak mengenakan kebaya.
Peringati Hari Kartini, Srikandi PLN NP kompak mengenakan kebaya.

 

Setiap tanggal 21 April, Indonesia mengenang perjuangan RA Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan emansipasi wanita dalam Peringatan Hari Kartini. RA Kartini sendiri dikenang sebagai pejuang dan penggagas kesetaraan dan emansipasi wanita di Indonesia.

Di era yang semakin mutakhir, semangat Kartini untuk mendorong kesetaraan dan pemberdayaan perempuan harus terus digelorakan. Kesetaraan ini sendiri tidak terlepas dari tujuan utama bangsa yakni untuk mewujudkan keadilan sosial dimana keadilan ini tidak terbatas pada gender.

Memperingati Hari Kartini, Srikandi PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Pekanbaru secara khusus mengenakan kebaya pada Selasa (21/4). Kebaya dipilih karena mencerminkan kesederhanaan dan intelektualitas. Kebaya juga merepresentasikan sosok RA Kartini yang menjadi simbol keanggunan dan ketegasan, sebuah identitas budaya, serta semangat emansipasi perempuan Indonesia.

Pada peringatan Hari Kartini tahun ini, UP Pekanbaru juga menggelar Workshop Kreasi Bunga Kawat Bulu yang diikuti seluruh pegawai perempuan di lingkungan UP Pekanbaru. Kegiatan ini ingin menunjukkan bahwa disamping peran aktif mereka di dunia profesional, perempuan tidak harus meninggalkan karakternya yang memiliki perhatian lebih pada keindahan.

Baca Juga: PLN Libatkan Masyarakat dalam Konsultasi Publik Pembangunan Proyek SUTET 500 kV Perawang-Rantau Prapat

Terpisah, Manager UP Pekanbaru, Arief Wicaksono mengungkapkan, bahwa PLN berkomitmen mewujudkan lingkungan kerja yang inklusif. “Perusahaan memberikan ruang dan kesempatan yang besar bagi perempuan untuk berkarir. Ini merupakan bukti bahwa PLN memperhatikan kesetaraan tanpa memandang gender,” terangnya.

“Perjuangan untuk menjaga kesetaraan peran wanita dalam lingkungan sosial secara umum harus terus dijaga. Karena ini berkaitan dengan partisipasi mereka dalam berbagai bidang,” jelas Arief yang mengungkapkan bahwa perempuan sendiri harus memiliki motivasi untuk bersaing di dunia profesional secara luas.

Kegiatan workshop yang dilanjutkan dengan perlombaan kreasi bunga hias antar pegawai perempuan ini sendiri diikuti tidak hanya oleh pegawai, tapi juga tenaga alih daya di lingkungan UP Pekanbaru. Kreasi bunga hias yang telah dirangkai oleh srikandi PLN ini kemudian dinilai dan ditentukan juaranya oleh manajemen UP Pekanbaru.(adv)

Editor : Arif Oktafian
hari kartini pln srikandi perempuan