TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Harga jual komoditi karet di Kuansing terus menunjukkan trend baik dari pekan ke pekan. Pada pekan ini, harga karet petani di Kuansing tembus Rp20.125/Kg.
Harga itu hasil pelelangan karet di Gapoktan Maju Basamo Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah pada Senin (18/5) lalu.
Dibandingkan harga karet hasil lelang pelan lalu, Rp19.675/Kg, harga jual karet petani pekan ini naik Rp450/Kg.
Baca Juga: RUPS, XLSamrt Perkuat Transformasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
“Alhamdulillah, hasil lelang kemarin harga jual karet naik lagi,” ungkap Ketua Gapoktan Maju Basamo Kopah, Setiadi Yendra, Rabu (20/5).
Menurut Setiadi, lelang karet Gapoktan pada Senin (18/5) dimenangkan oleh Toke Imul dari Padang, Sumatera Barat dan diikuti enam toke karet peserta lelang dengan produksi 10 ton.
Selain harga karet yang meningkat, produksi karet petani juga meningkat. Pekan lalu, produksi karet petani yang di lelang sekitar 8 ton. Sedangkan pekan ini naik menjadi 10 ton Peningkatan ini didorong oleh semakin membaiknya harga karet, sehingga memberikan motivasi bagi petani untuk kembali ke kebun untuk menakik getah.
Baca Juga: BRK Syariah dan Pemko Batam Jalin Kerja Sama Subsidi Margin untuk Pelaku Usaha Mikro
“Kita berharap seperti itu, produksi meningkat dan harga terus naik,” ujarnya.
Selain itu, kenaikan harga jual karet juga di dorong oleh harga jual pasar internasional yang juga menunjukkan tren naik untuk komoditi karet.(dac)
Editor : Arif Oktafian