Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PLN UIP Sumbagteng Dorong Transformasi Pertanian Berkelanjutan, Petani Cabai Agam Adopsi Teknologi Berbasis Energi Listrik

Tim Redaksi • Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:30 WIB
Jajaran PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng meninjau lahan pertanian masyarakat di Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (10/6/2026).
Jajaran PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng meninjau lahan pertanian masyarakat di Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (10/6/2026).

 AGAM (RIAUPOS.CO) - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui sektor pertanian. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, perusahaan menyerahkan Program Pemberdayaan Petani Cabai Melalui Modernisasi Budidaya Berbasis Energi Listrik kepada masyarakat Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (10/6).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya PLN untuk mendorong peningkatan produktivi­tas pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan energi listrik yang lebih efisien. Penyerahan bantuan dilakukan oleh perwakilan Manager Unit Pelaksana Proyek  Sumbagteng 2 yaitu Firnando selaku Assistant Manager Keuangan, Perizinan, Pertanahan dan Umum UPP Sumbagteng 2 kepada Pemerintahan Nagari Nan Limo dan kelompok tani penerima manfaat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wali Nagari Nan Limo, Tri Sakti, Ketua BUMNag Randa B Amri, unsur Badan Musyawarah (Bamus), tokoh masyarakat, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan yang mendukung pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Firnando menyampaikan bahwa program TJSL PLN Peduli merupakan bentuk nyata kontribusi PLN dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya bagi petani yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Menurutnya, modernisasi pertanian menjadi kebutuhan penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian saat ini, mulai dari perubahan iklim hingga tuntutan peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani.

”PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui program ini, kami ingin membantu petani memanfaatkan teknologi berbasis energi listrik untuk mendukung kegiatan budidaya yang lebih efektif, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Firnando.

Wali Nagari Nan Limo, Tri Sakti menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan mengapresiasi kepedulian PLN terhadap masyarakat nagari, khususnya para petani cabai yang selama ini menjadi salah satu sektor unggulan daerah.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP Sumbagteng atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Nagari Nan Limo. Program ini sangat bermanfaat karena mampu menjawab kebutuhan petani akan teknologi pertanian yang lebih modern dan efisien. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua BUMNag Nan Limo, Randa B Amri menilai kolaborasi antara PLN, pemerintah nagari, BUMNag, dan kelompok tani menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Menurutnya, modernisasi budidaya cabai melalui pemanfaatan energi listrik tidak hanya meningkatkan kualitas proses produksi, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha pertanian yang lebih kompetitif di masa depan.(adv)

Editor : Bayu Saputra
#cabai agam #pln #PLN UIP Sumbagteng