Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harga Emas Fluktuatif, Transaksi Pembelian Tetap Tinggi 

Tim Redaksi • Senin, 22 Juni 2026 | 12:02 WIB
 Pegawai sebuah butik di Jakarta memperlihatkan emas Antam yang mereka jual. (JPG)
Pegawai sebuah butik di Jakarta memperlihatkan emas Antam yang mereka jual. (JPG)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Harga emas Antam dibanderol Rp 2.775.000 per 1 gram pada perdagangan Ahad (21/6) atau turun Rp5.000 jika dibandingkan dengan harga yang diperdagangkan Sabtu (20/6) sebesar Rp 2.780.000 per 1 gram.

Berdasarkan laman resmi Pegadaian harga emas Antam dengan ukuran terkecil atau 0,5 gram dibanderol dengan harga Rp1.440.000. Sedangkan dengan ukuran 2 gram dibanderol dengan harga Rp5.448.000. 

Meski harga emas masih fluktuatif, PT Pegadaian (Persero) mencatat aktivitas transaksi Tabungan Emas menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat di bulan Juni 2026 di tengah fluktuasi harga emas dunia dan domestik.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Sel­fie Dewiyanti mengatakan,  hingga 17 Juni 2026, volume pembelian secara konsis­ten berada di atas transaksi buyback.

”Volume pembelian (sale) secara konsisten berada di atas transaksi buyback, yang menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menambah kepemilikan emas masih tetap terjaga,” ujar Selfie saat dikonfirmasi JPG, Ahad (21/6).

Baca Juga: Perkembangan Harga Emas Senin 22 Juni 2026, Antam Rp2.775.000 per Gram, Galeri24 Rp2.649.000 dan UBS Rp2.662.000

Selfie mengatakan, pada periode 10–11 Juni 2026, transaksi pembelian terca­tat mencapai sekitar 39 ribu hingga 47 ribu gram per hari, menjadi salah satu titik tertinggi sepanjang bulan berjalan.

Sementara itu, transaksi buyback juga meningkat dan sempat mencapai sekitar 41 ribu hingga 45 ribu gram per hari, mencerminkan respons nasabah terhadap pergerakan harga emas yang masih fluktuatif.

Ia mengatakan, pola transaksi pada awal Juni menunjukkan bahwa masyarakat semakin aktif memanfaatkan momentum pergerakan harga emas. Meskipun terjadi fluktuasi harian yang cukup dinamis, volume pembelian tetap mampu mempertahankan posisi yang lebih tinggi diban­dingkan volume buyback.

”Kondisi ini mengindikasikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi jangka panjang masih terjaga, sekaligus menunjukkan bahwa Tabungan Emas tetap menjadi pilihan investasi yang relevan di tengah ketidakpastian pasar,” ucapnya.

Lanjutnya, sejak Januari hingga pertengahn Juni 2026, Tabungan Emas Pegadaian terus mencatatkan pertumbuhan yang positif baik dari sisi saldo maupun jumlah nasabah. Hingga akhir Mei 2026, saldo Tabungan Emas mencapai 20,15 ton, meningkat 17,81 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2025 yang sebesar 17,11 ton.

Baca Juga: Jaminan Simpanan Rp2 Miliar Tetap Aman, LPS Sosialisasikan Mandat Baru sebagai Penjamin Polis Asuransi

Dari sisi nasabah, jumlah nasabah aktif tercatat mencapai 6,14 juta nasabah, tumbuh 25,96 persen secara year-to-date (YtD). Hal ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap investasi emas masih sangat tinggi dan Tabungan Emas tetap menjadi salah satu pilihan investasi yang diminati.

Meski demikian, laju pertumbuhan mulai menunjukkan tren yang lebih moderat. Pada Mei 2026, pertumbuhan saldo tercatat 0,27 per­sen secara bulanan (MtM), lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

”Kondisi ini mengindikasikan bahwa masyarakat tetap berinvestasi emas, namun dengan pendekatan yang lebih selektif di tengah dinamika pergerakan harga emas,” ungkapnya.(jpg)

Laporan JPG, Jakarta

Editor : Arif Oktafian
#emas #investasi emas #antam