Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hilirisasi Perkebunan Fokus Kakao hingga Kelapa

Tim Redaksi • Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB
Salah seorang petani memetik buah kakao dari batang.
Kakao. (JPG)

JAKARTA (RIAUPOS,CO) - Pemerintah tengah mempercepat hilirisasi di sektor pertanian dan perkebunan. Sejumlah komoditas unggulan terus dikembangkan lewat perkebunan rakyat 870 ribu hektar di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Amran, hilirisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas, memperbesar pendapatan petani, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di daerah. Adapun komoditas strategis yang dibidik yakni seperti kakao, kopi, jambu mete, kelapa, dan tebu.

“Total luasan untuk petani itu sekitar 870 ribu hektare, termasuk Papua di seluruh Kabupaten di Papua,” kata Amran usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Manjakan Anak di Momen Libur dengan Program June Holideals dari Ayola First Point Hotel Pekanbaru 

Menurut Amran, dukungan pemerintah terhadap Papua terus meningkat. Pada tahun ini, bantuan yang dialokasikan mencapai Rp3,2 triliun, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sekitar Rp2 triliun. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada masyarakat dalam bentuk alat dan mesin pertanian, pengembangan sawah, hingga sarana produksi lainnya.

“Kami laporkan kepada Bapak Presiden, beliau mengatakan untuk lanjutkan bantuan ini. Ini bantuan langsung ke rakyat, traktor, kemudian sawah, bahkan dari beberapa provinsi me­minta cetak sawah ditambah,” terang Mentan Amran.

Di sektor hilirisasi, peme­rintah juga terus mempercepat pembangunan industri pengolahan berbasis komoditas perkebunan. Salah satunya hilirisasi kelapa yang kini mulai berkembang di sejumlah sentra produksi.

Baca Juga: Impor Indonesia Masih Didominasi Keperluan Produksi

“Selanjutnya hilirisasi kita kejar. Hilirisasi kelapa, pabriknya sudah terbangun di Maluku Utara satu, Insya Allah tahun ini mudah-mudahan selesai dua kemudian di Morowali satu, dan Indragiri Hilir,” ujarnya.

Menurut Amran, Presi­den Prabowo secara khusus meminta agar hilirisasi terus dipercepat karena manfaat­nya akan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan pendapatan petani, tumbuhnya industri baru, dan terciptanya lapangan kerja di daerah.

“Beliau memberikan arahan, memberikan petunjuk ditindaklanjuti, diwaspadai El Nino Godzilla kemudian hilirisasi dipercepat dan Insya Allah sektor perkebunan yang tadi 870 ribu hektare itu untuk rakyat seluruh Indonesia, untuk petani kita, itu hibah dan menciptakan lapangan kerja baru,” ucapnya.(jpg)

 

Editor : Arif Oktafian
#kakao #hilirisasi #perkebunan