JAKARTA (RIAUPOS.CO) - PT Indo Premier Sekuritas resmi meluncurkan inovasi pada aplikasi IPOT dengan menghadirkan fitur baru AI Analytics dan Trade Flow.
Mengusung teknologi AI Decision Engine kompleks, IPOT mengubah paradigma lama dari platform yang sekadar menyajikan data manual, menjadi aplikasi yang memproses data menjadi keputusan investasi siap pakai untuk pemula.
President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Moleonoto The menegaskan selama lebih dari tiga dekade, industri pasar modal Indonesia terjebak dalam paradigma yang sama, dimana sekuritas berlomba-lomba menyajikan data dan indikator manual mentah.
Investor ritel dibombardir oleh grafik rumit, ringkasan broker, arus dana asing dan laporan keuangan tanpa tahu cara menyatukannya yang selama ini menjadi domain eksklusif dan monopoli para Fund Manager, Equity Analyst, Hedge Fund, dan Smart Money.
Paradigma tersebut didobrak dengan inovasi IPOT. IPOT bukan lagi sekadar platform trading online biasa.
IPOT bertransformasi menjadi AI-Powered Decision Trading Platform pertama di Indonesia yang menghadirkan AI trading assistant untuk membantu investor menganalisis pasar, mengurangi beban analisis manual, dan mengambil keputusan investasi secara lebih cepat dan objektif.
Menggunakan algoritma matematis kompleks, market intelligence, dan kecerdasan buatan, IPOT mengeksekusi proses sintesis data untuk menghasilkan kesimpulan investasi yang tajam dengan akurasi dan presisi tinggi.
“Mesin AI Decision Engine yang dulunya hanya kami sediakan khusus untuk institusi raksasa, kini resmi didekonstruksi dan diserahkan secara utuh kepada investor ritel Indonesia. IPOT mendefinisikan ulang lanskap investasi nasional. Ketika teknologi analytics lain berhenti hanya menjadi tumpukan data, AI IPOT bertindak sebagai AI trading assistant yang mengubah jutaan data pasar menjadi keputusan trading yang lebih tajam, presisi, dan objektif. Kami melakukan lompatan besar (outleap) melampaui era trading data manual. Senjata analisis tercanggih yang dulunya hanya diakses oleh institusi raksasa, kini kami serahkan sepenuhnya ke tangan investor ritel Indonesia," jelas Moleonoto.
Ia menambahkan IPOT adalah AI-Powered Trading Platform pertama di Indonesia yang menggunakan algoritma matematis kompleks, market intelligence, dan artificial intelligence untuk mengubah jutaan data pasar menjadi analisis, kesimpulan, dan keputusan investasi.
Baca Juga: PSPS Mulai Latihan dan Seleksi Pemain Pertengahan Juli, Bentuk Skuad Hadapi Liga 2 2026/2027
“Filosofi pengembangan teknologi IPOT sangat sederhana bahwa Artificial Intelligence seharusnya tidak digunakan hanya untuk melaporkan pasar. Artificial Intelligence harus digunakan sebagai trading assistant untuk memperkuat keputusan, meningkatkan akurasi dan presisi, mengurangi bias, mempercepat financial analysis, serta memperkuat proteksi investasi,” imbuhnya.
Karena itu, seluruh ekosistem IPOT dibangun berdasarkan prinsip: AI for Decision. AI for Protection. IPOT percaya masa depan investasi bukan lagi ditentukan oleh siapa yang memiliki data paling banyak.
Masa depan investasi ditentukan oleh siapa yang memiliki teknologi Artificial Intelligence terbaik untuk mengubah data menjadi keputusan investasi.
Baca Juga: Melalui Momen Harganas, Ayah Diajak Ambil Peran Lebih Besar Dalam Keluarga
Demokratisasi Melalui IPOT AI Analytics dan Trade Flow
Pertanyaannya kini adalah bagaimana mengintegrasikan data valuasi, fundamental, technical, foreign flow, broker aggressiveness, smart money activity, akumulasi, distribusi, liquidity, hingga perilaku pelaku pasar untuk kemudian menghasilkan sebuah sintesis kesimpulan investasi yang tajam?
Selama ini jawaban atas pertanyaan tersebut hanya tersedia di meja kerja fund manager dan institutional analyst. IPOT mendemokratinya bagi investor ritel Indonesia melalui IPOT AI Analytics dan Trade Flow. Apa yang dulu hanya dimiliki institusi (institutional research, asset manager, fund manager, dan smart money), kini ada di genggaman investor ritel.
“IPOT mendemokratisasikan institutional intelligence tersebut kepada seluruh investor ritel Indonesia. AI Analytics dan Trade Flow IPOT bukan sekadar peluncuran fitur. Ini adalah Democratization of Institutional Intelligence,” tandasnya.
Ia pun merinci AI Decision Engine IPOT merupakan hasil pengembangan proprietary mathematical algorithms, machine learning, predictive analytics, behavioral finance modeling, serta institutional investment framework yang selama bertahun-tahun digunakan untuk kebutuhan institutional investment analysis.
AI Engine ini mampu melakukan Fundamental Intelligence Analysis, Technical Intelligence Analysis, Trade Flow Intelligence Analysis, Portfolio Intelligence Analysis, dan Market Intelligence Analysis yang kemudian diproses secara simultan menggunakan AI-powered mathematical algorithms untuk menghasilkan: Overview, Investment Thesis, Risk Assessment, Opportunity Detection, Portfolio Diagnosis, Trading Summary, Investment Conclusion.
Ubah Investor Jadi Chief Investment Analyst Berbasis AI
Inovasi IPOT ini mengubah Artificial Intelligence dari sekadar alat pelaporan menjadi Chief Investment Analyst yang mampu membaca, memahami, mensintesis, dan menyimpulkan jutaan data pasar menjadi keputusan investasi yang presisi untuk ditindaklanjuti.
Baca Juga: Tahap Pertama Rp1,9 Miliar, Pembangunan Masjid Penyagun Bakal Lanjut Dengan Pagu Rp1,8 Miliar
AI Analytics IPOT dirancang sebagai Chief Investment Analyst berbasis Artificial Intelligence dan berperan sebagai trading assistant yang mengubah jutaan data pasar menjadi intelijen investasi yang mudah dipahami investor. Seluruh informasi tersebut menjadi pintu masuk menuju sistem AI Analytics IPOT yang lebih komprehensif.
Menu Overview AI Analytics menyajikan ringkasan kondisi saham secara menyeluruh berdasarkan berbagai periode analisis. Sistem AI secara otomatis mengintegrasikan Trade Flow Summary, Financial Summary, Technical Summary, dan News Summary untuk menghasilkan satu kesimpulan investasi yang mudah dipahami investor dalam bentuk Bullish, Neutral, atau Bearish.
Menu Trade Flow memungkinkan investor membongkar aktivitas pelaku pasar secara lebih mendalam melalui analisis Live, Smart Money, Foreign, dan Aggression. Investor dapat melihat pergerakan akumulasi dan distribusi Smart Money secara real-time, aktivitas beli dan jual investor asing, tingkat agresivitas transaksi pasar, interpretasi pola aliran dana, hingga rekomendasi mengenai indikator apa saja yang perlu terus dipantau untuk mengantisipasi perubahan arah pasar.
Baca Juga: Ada Tim KPK di Kuansing, Kediaman Sekda dan Polres Dilarang Masuk
Menu Financials mengubah laporan keuangan yang kompleks menjadi intelijen bisnis yang mudah dipahami. Melalui submenu Fundamentals, History, Health, Quality, Outlook, Peers, dan Risk, sistem AI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas fundamental perusahaan, kesehatan keuangan, kualitas laba, proyeksi bisnis, posisi kompetitif dibandingkan emiten sejenis, serta berbagai risiko tersembunyi yang berpotensi mempengaruhi valuasi perusahaan.
Menu Technical menghadirkan analisis teknikal berbasis AI melalui evaluasi Trend, Momentum, Volatility, Level, dan Strategy. Sistem AI tidak hanya membaca kekuatan trend dan momentum pasar, tetapi juga mengidentifikasi level support dan resistance penting serta menghasilkan strategi perdagangan yang lebih adaptif terhadap kondisi pasar yang sedang berlangsung.
Sedangkan menu News memanfaatkan Artificial Intelligence untuk mengubah ratusan berita dan informasi publik menjadi intelijen investasi yang dapat langsung digunakan investor.
Trade Flow Simpulkan Apa yang Dilakukan Smart Money
Trade Flow IPOT merupakan AI Institutional Flow Intelligence Engine pertama yang dirancang untuk membongkar aktivitas pelaku pasar utama, mulai dari Smart Money, Investor asing (foreign), hingga pelaku transaksi agresif. AI Trade Flow mengubah jutaan data perdagangan menjadi intelijen pasar yang menjelaskan siapa yang menggerakkan harga, seberapa besar keyakinannya, dan apa implikasinya bagi pergerakan saham berikutnya.
Menu Overview menyajikan ringkasan komprehensif seluruh aktivitas pasar melalui Overall Flow Score, Smart Money Score, Foreign Flow Score, dan Aggression Score. AI Trade Flow memberikan interpretasi terhadap kondisi pasar terkini dan menjelaskan faktor-faktor utama yang perlu diawasi investor sebelum mengambil keputusan investasi.
Menu Smart Money dirancang untuk menjawab pertanyaan paling penting dalam investasi, yaitu "Apa yang sedang dilakukan Smart Money? AI Trade Flow menganalisis Total Accumulation, Total Distribution, Net Accumulation/Distribution, Cumulative Flow, hingga kualitas distribusi dan akumulasi yang dilakukan pelaku institusional. Sistem AI kemudian menerjemahkan seluruh aktivitas tersebut ke dalam interpretasi yang mudah dipahami serta memberikan panduan mengenai indikator yang harus terus dipantau trader.
Baca Juga: Suami di Inhil Nekat Lawan Buaya Demi Selamatkan Istri yang Diterkam Saat Mandi
Submenu Investor secara khusus membedah perilaku investor asing melalui Foreign Flow Score, aktivitas Foreign versus Domestic, breakdown transaksi pembelian dan penjualan asing, kualitas transaksi foreign buy dan foreign sell, hingga pergerakan cumulative foreign flow. Melalui analisis ini, investor dapat memahami apakah pelaku asing sedang melakukan akumulasi, distribusi, rotasi sektor, atau justru melakukan likuidasi besar-besaran.
Sementara itu, menu Aggression berfungsi untuk mengidentifikasi siapa pihak yang paling agresif dalam menggerakkan harga. AI Trade Flow menganalisis Buy/Sell Aggression Score, breakdown agresivitas transaksi, rata-rata nilai transaksi, Net Buy/Sell Aggression, serta cumulative aggression flow. Sistem AI kemudian menjelaskan apakah tekanan jual atau tekanan beli sedang mendominasi pasar dan memberikan peringatan dini mengenai potensi percepatan pergerakan harga.
“Melalui AI Trade Flow IPOT melangkah lebih jauh dengan mengubah setiap transaksi pasar menjadi intelijen yang mampu mengungkap niat, keyakinan, dan perilaku smart money, investor asing, serta pelaku transaksi agresif secara real-time. Saat ini fitur-fitur terbaru IPOT ini masih digratiskan untuk semua investor. Selagi masih free, saatnya mencoba fitur canggih ini,” pungkasnya.
Editor : M. Erizal