Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BI Riau Tantang 27 Barista Lokal Berkompetisi Olah Kopi Liberika

Siti Azura • Kamis, 2 Juli 2026 | 00:30 WIB
Barista muda Pekanbaru unjuk skill dalam Coffeetition 2026 yang merupakan rangkaian event Karya Riau Bertuah yang ditaja BI Riau di Living World Pekanbaru Rabu (1/7/2026). (Azura/Riaupos.co)
Barista muda Pekanbaru unjuk skill dalam Coffeetition 2026 yang merupakan rangkaian event Karya Riau Bertuah yang ditaja BI Riau di Living World Pekanbaru Rabu (1/7/2026). (Azura/Riaupos.co)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dengan penuh percaya diri, para barista muda Pekanbaru unjuk skill mereka dalam meracik kopi. Di hadapan pengunjung Living World Pekanbaru, 27 barista muda tersebut menunjukka  proses peracikan segelas kopi liberika.

Ajang tersebut bernama Coffeetition 2026, Riau Ber-Coffee. Ajang bergengsi ini menantang barista untuk meracik kopi Liberika terbaik. Event ini merupakan rangkaian dari Karya Riau Bertuah  yang digelar oleh Bank Indonesia Riau.

Dikatakan oleh Kepala Tim Implementasi KEKDA KPw Bank Indonesia Provinsi Riau, Hafidh Amrullah Coffeetition merupakan kompetisi untuk barista lokal Riau dalam mengolah kopi Liberika.

Baca Juga: Wawako Pekanbaru Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Dorong Penguatan Sinergi dengan Polri

"Ini merupakan bagian dari langkah kita dalam mengenalkan kopi Liberika kepada masyarakat. Ini juga bagian dari upaya BI Riau untuk bisa terlibat lebih jauh terkait dengan pengembangan potensi ekonomi lokal dan salah satu yang sekarang sedang naik kan memang kopi. Jadi, kami juga merasa terpanggil untuk bisa masuk ke dalam sana," ungkapnya.

Antusias barista muda dikatakannya juga sangat tinggi untuk mengikuti kompetisi ini. Banyak barista yang tertarik untuk adu skill, namun karena keterbatasan waktu dibatasi menjadi 27 peserta. Dari 27 peserta tersebut akan dipilih lagi 3 pemenang yang berhak membawa pulang total hadiah Rp15 juta.

Selain mengadakan kompetisi, Riau Ber-Coffee  juga diisi dengan talk show mengenai kopi Liberika. Talk show tersebut membahas tentang sudut pandang pengembangan kopi Liberika dari sisi pelaku di lokal.

Baca Juga: Polisi Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Kuantan Kuansing, Rupanya Warga Peranap Inhu

"Kami mengundang pelaku kopi lokal ada namanya Orang Kopi Riau ada komunitasnya. Kemudian kita coba lihat sudut pandang lain dari pelaku pengembangan kopi Liberika dari luar Riau kita undang dari Kopi Liberika Excelsa Wonosalam dari Jombang Jawa Timur," paparnya.

Menurutnya , pembahsan tersebut dinilai penting agar pelaku kopi Liberika lokal tahu posisi mereka saat ini dalam hal pengembangan atau seperti apa dibandingkan dengan pengembangan yang ada di luar sana.

"Karena tadi kami sempat ngobrol-ngobrol juga dengan narasumbernya bahwa kalau di sini misalnya kopi Liberika itu dijual 1 kilo itu misalnya di harga gak sampai Rp200ribu, di sana sudah bisa menjual 1 kilo tuh di harga mulai dari Rp500 ribu. Paling mahal itu Rp650 ribu per kilo. Jadi memang nilai tambahnya sudah sangat tinggi sekali," ungkapnya.

Baca Juga: Pengumuman SPMB SMP Pekanbaru Dimulai Sore Ini, Daftar Ulang 2–4 Juli 2026

Ia berharap iven yang sudah 2 tahun berjalan ini bisa terus berlanjut sebagai wadah bagi pelaku kopi Liberika Riau untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk mereka. 

Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk datang ke iven Riau Karya Bertuah yang digelar di Living World hingga 5 Juli mendatang.  Kegiatan tahunan di Bank Indonesia ini menghadirkan booth makanan, wastra hingga kriya dari pelaku UMKM Riau.(azr)

Editor : M. Erizal
#bi #barista #bank indonesia riau