Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dorong Kemandirian Ekonomi Pekerja dan Masyarakat 

Henny Elyati • Kamis, 16 Juli 2026 | 11:50 WIB
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Kepri Ibkar Saloma dan Kepala UPT Pelatihan Koperasi dan UMKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Riau Mursidik foto bersama saat membuka kegiatan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Berkelanjutan, Rabu (15/7/2026). (BPJS UNTUK RIAU POS)
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Riau Kepri Ibkar Saloma dan Kepala UPT Pelatihan Koperasi dan UMKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Riau Mursidik foto bersama saat membuka kegiatan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Berkelanjutan, Rabu (15/7/2026). (BPJS UNTUK RIAU POS)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbar Riau Kepri kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi pekerja dan masya­rakat melalui pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Berkelanjutan (PEKA) yang diselenggarakan di Kantor UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Rabu (15/7).

Program yang diinisiasi oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan kemandirian ekonomi masyarakat, sehingga mampu menciptakan peluang usaha yang produktif dan berkelanjutan.

Pelaksanaan PEKA juga menjadi bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya melalui perlindungan jaminan sosial ketenaga­kerjaan, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi peserta dan masyarakat.

Baca Juga: Tak Perlu Jual Emas, BRK Syariah Hadirkan Layanan Gadai Emas di Seluruh Kantor Pekanbaru

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur dalam sambutan­nya saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPJS Ketenagakerjaan yang menghadirkan program pemberdayaan ekonomi sebagai pelengkap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik pelaksanaan Program PEKA ini karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam mening­katkan kesejahteraan masyarakat melalui pengua­tan ekonomi kerakyatan,’’ ujarnya.

“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi, mengembangkan usaha, serta menjadi pribadi yang mandiri dan produktif. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Riau dan BPJS Ketenagakerjaan seperti ini perlu terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” lanjut Zulkifli.

Baca Juga: Naik, Harga Kelapa Sawit Plasma Rp3.890 per Kg

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbarriau Kepri Ibkar Saloma, menyampaikan bahwa Program PEKA merupakan wujud nyata komitmen BPJS Ketenagaker­jaan dalam menghadirkan nilai tambah bagi peserta dan masyarakat melalui peningkatan kapasitas ekonomi yang berkelanjutan.

“BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir ketika risiko kerja terjadi, tetapi juga berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan peserta melalui berbagai program pemberdayaan. Program PEKA diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha yang tangguh, mandiri, dan memiliki daya saing sehingga dapat meningkatkan taraf hidup keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi baru di lingkungan sekitarnya. Kami juga berharap kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Riau dapat terus diperluas untuk menghadirkan manfaat yang semakin besar bagi para pekerja dan masyarakat,” ungkap Ibkar.

Lebih lanjut, Ibkar menjelaskan bahwa Program PEKA dikembangkan mela­lui kolaborasi bersama para mitra strategis dalam ekosistem ketenagakerjaan. Program ini dilaksanakan menggunakan Framework 3P (Pelatihan, Produktif, dan Profit) yang dirancang agar berjalan secara efektif, efisien, dan terukur.

Baca Juga: Kendalikan Inflasi, Fokus Daerah dengan IHK Tinggi

Pada tahap pelatihan, peserta dibekali berbagai kompetensi kewirausahaan sebagai bekal membangun dan mengembangkan usa­ha. Peserta yang dinilai memiliki potensi selanjutnya akan didampingi pada tahap produktif, dengan target minimal 10 persen peserta mampu melanjutkan ke tahap produktif. Tahap akhir yaitu profit, diarahkan agar usaha yang dijalankan peserta mampu berkembang secara berkelanjutan, meningkatkan pendapatan, serta menciptakan kemandirian ekonomi.

Selama mengikuti Program PEKA, para peserta memperoleh pembekalan kewirausahaan yang disusun secara komprehensif. Materi yang diberikan meliputi Manajemen Keuangan, Manajemen Hutang dan Risiko, Perencanaan Usaha menggunakan Business Model Canvas (BMC), serta Strategi Pemasaran melalui Digital Marketing. Seluruh materi disampaikan oleh para narasumber dan praktisi berpengalaman sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam mengembangkan usaha.

Melalui pembekalan tersebut, peserta diharapkan mampu mengelola keuangan usaha secara sehat, memahami pengelolaan risiko dan utang, menyusun model bisnis yang tepat, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk.

“Kami ingin peserta Program PEKA tidak hanya memperoleh ilmu dan kete­rampilan selama pelatihan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya menjadi usaha yang produktif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan para mitra strategis dan pene­rapan Framework 3P, kami ingin memastikan bahwa program ini benar-benar memberikan dampak yang terukur.(lim)

Laporan HENNY ELYATI, Pekanbaru

 

Editor : Arif Oktafian
program peka ekonomi masyarakat bpjs ketenagakerjaan