Epson Dorong Smart Classroom, Integrasikan AI dan Teknologi Interaktif di Sekolah

M Ali Nurman • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 20:53 WIB
Kolaborasi  PT Epson Indonesia  dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY pada gelaran seminar bertajuk “Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif”, Kamis (23/7/2026).(Epson)
Kolaborasi  PT Epson Indonesia  dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY pada gelaran seminar bertajuk “Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif”, Kamis (23/7/2026).(Epson)

 

YOGYAKARTA (RIAUPOS.CO) – Transformasi digital di dunia pendidikan terus menjadi perhatian berbagai pihak. Untuk mempercepat penerapan konsep Smart Classroom di sekolah, PT Epson Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY menggelar seminar bertajuk “Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif”, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini diikuti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan dari berbagai sekolah di Yogyakarta. Seminar tersebut menjadi wadah berbagi wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan proses belajar mengajar yang lebih interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Tekkomdik DIY, Raden Suci Rahmadi mengatakan transformasi pendidikan tidak dapat berjalan tanpa kolaborasi berbagai pihak.

 Baca Juga: Jalur Keramat Jubah Merah Juara Lagi, Kali Ini di Pacu Jalur Rayon IV

“Transformasi pendidikan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, institusi pendidikan, dan pelaku industri. Sinergi seperti ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya saat membuka seminar.

Menurutnya, perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), teknologi visual, dan konsep Smart Classroom kini telah menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembelajaran modern. Kehadiran teknologi memungkinkan guru menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik, meningkatkan kolaborasi, serta mendorong partisipasi aktif siswa di dalam kelas.

Sebagai mitra teknologi pendidikan, Epson Indonesia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan berbagai solusi visual yang mendukung digitalisasi ruang kelas. Solusi yang ditawarkan meliputi proyektor layar besar, Epson Educart yang memudahkan mobilitas perangkat pembelajaran, hingga proyektor interaktif Ultra Short Throw yang memungkinkan guru dan siswa berinteraksi langsung menggunakan pena digital maupun sentuhan jari.

Baca Juga: Cegah Sembelit dan Jaga Kesehatan Usus, Rutin Konsumsi 9 Makanan Kaya Serat Ini

Head of Corporate & Government Sales PT Epson Indonesia, Zanipar S.A. Siadari, mengatakan konsep Smart Classroom bukan sekadar menghadirkan perangkat teknologi di ruang kelas, tetapi memastikan teknologi tersebut mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Bagi Epson, Smart Classroom bukan sekadar menghadirkan teknologi ke dalam ruang kelas. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut mampu menciptakan pengalaman belajar yang setara, di mana setiap siswa dapat melihat materi dengan jelas, berpartisipasi secara aktif, dan memahami pembelajaran dengan lebih baik. Kami percaya teknologi visual memiliki peran penting dalam mendukung transformasi pendidikan yang berkelanjutan di Indonesia,” katanya.

Dalam seminar tersebut, Epson juga menggelar sesi bertajuk “Menciptakan Ruang Belajar yang Atraktif dan Interaktif melalui Teknologi Visual Terkini dalam Mendukung Digitalisasi Pendidikan”. Sesi ini membahas berbagai praktik terbaik dalam merancang ruang kelas digital, mulai dari penataan ruang, pemanfaatan media pembelajaran interaktif, hingga pemilihan teknologi visual yang sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Baca Juga: Polsek Tapung Hilir Tangkap Tiga Pelaku Pencurian di Dua Kandang Ayam, Kerugian Korban Capai Rp38 Juta

Peserta juga diajak menyaksikan demonstrasi langsung berbagai solusi Smart Classroom yang dipandu Product Marketing Manager Visual Instrument PT Epson Indonesia, Hesti Astina. Melalui simulasi tersebut, peserta dapat melihat penerapan teknologi visual dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari untuk meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus memudahkan guru menyampaikan materi.

Sementara itu, Oki Pambudi, S.Pd., M.Pd., Fungsional PTP Balai Tekkomdik Disdikpora DIY, memaparkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di dunia pendidikan. Ia menekankan pentingnya penggunaan AI secara bijak, aman, dan bertanggung jawab tanpa mengesampingkan peran guru sebagai fasilitator utama dalam proses pembelajaran.

Dalam kesempatan itu, Epson turut memperkenalkan sejumlah perangkat pendukung digitalisasi sekolah, antara lain proyektor 3LCD seri EB-E600 dan EB-X600 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 53 persen, proyektor EB-W56S Short Throw, proyektor interaktif laser EB-770Fi, printer EcoTank A4 dan A3, scanner dokumen seri ES-C330, ES-C320W, ES-C380W, hingga proyektor laser EB-PU2220B dengan tingkat kecerahan 20.000 lumen untuk auditorium dan ruang pertemuan berkapasitas besar.

Melalui kolaborasi bersama Balai Tekkomdik DIY, Epson berharap semakin banyak institusi pendidikan yang mampu mengadopsi teknologi pembelajaran sesuai kebutuhan masing-masing. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri diyakini menjadi kunci percepatan transformasi pendidikan digital sekaligus mewujudkan ekosistem Smart School di Indonesia.***

Editor : Edwar Yaman
Smart Classroom Teknologi Interaktif ai epson