Investasi Triwulan II di Riau Serap 10 Ribu Lebih Tenaga Kerja

Soleh Saputra • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 17:50 WIB
Vera Angelika. (Istimewa)
Vera Angelika. (Istimewa)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Investasi di Provinsi Riau sepanjang Triwulan II Tahun 2026 tidak hanya mencatatkan nilai investasi sebesar Rp20,23 triliun, tetapi juga memberikan dampak terhadap penciptaan lapangan kerja. Dari total realisasi investasi tersebut berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 10.944 orang. 

“Realisisasi investasi triwulan II tahun 2026 jug berhasil menyerap sebanyak 10.944 tenaga kerja. Serapan tenaga kerja ini terdiri dari 10.919 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan 25 Tenaga Kerja Asing (TKA),” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau, Vera Angelika O.K.

Ia merincikan adapun lokasi investasi, penyerapan tenaga kerja terbesar terdapat di Kota Pekanbaru dengan 2.645 tenaga kerja Indonesia (TKI) dan 7 tenaga kerja asing (TKA), Kabupaten Kampar 1.409 TKI dan 2 TKA, Kabupaten Pelalawan 749 TKI, Kota Dumai 648 TKI dan 7 TKA, Kabupaten Bengkalis 928 TKI, Kabupaten Indragiri Hulu 625 TKI, Kabupaten Siak 451 TKI dan 1 TKA.

Baca Juga: Banggar DPRD Rohil Skors Rapat, Kehadiran Sekwan dan Kuorum Jadi Sorotan

Selanjutnya Kabupaten Indragiri Hilir menyerap 1.923 TKI, Kabupaten Rokan Hulu 566 TKI, Kabupaten Rokan Hilir 201 TKI, Kabupaten Kuantan Singingi 755 TKI dan 8 TKA, serta Kabupaten Kepulauan Meranti 19 TKI.
Sedangkan, berdasarkan sektor usaha, realisasi investasi pada Triwulan II 2026 didominasi lima sektor utama.

"Sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi menjadi motor penggerak investasi dengan kontribusi sekitar 39 persen dari total investasi atau senilai Rp8 triliun, sekaligus menyerap 903 tenaga kerja yang terdiri dari 894 TKI dan 9 tenaga kerja PMA," ungkapnya.

Posisi kedua ditempati sektor Kehutanan dengan nilai investasi sekitar Rp3,8 triliun atau 19 persen dari total investasi. Selain menjadi salah satu sektor unggulan, sektor ini juga tergolong padat karya dengan menyerap 1.764 tenaga kerja, hampir seluruhnya merupakan tenaga kerja Indonesia.

Baca Juga: Perkuat Tata Kelola Pengadaan,  Kemenkum Riau Ikuti SENI PBJ Batch 4

“Selanjutnya sektor Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan menyumbang sekitar 11 persen dari total investasi dengan nilai mencapai Rp2,1 triliun. Sektor ini mencatat 484 proyek investasi dan berhasil menyerap 1.415 tenaga kerja, terdiri dari 1.412 TKI dan 3 TKA,” paparnya.

Sektor Listrik, Gas dan Air memberikan kontribusi sekitar 8 persen terhadap total investasi dengan nilai mencapai Rp1,6 triliun serta menyerap 401 tenaga kerja yang terdiri dari 392 TKI dan 9 tenaga kerja PMA.

Sementara itu, sektor Industri Makanan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di antara seluruh sektor usaha dengan menyerap 3.104 tenaga kerja, terdiri dari 3.020 TKI dan 84 tenaga kerja PMA, seiring realisasi investasi yang mencapai sekitar Rp1,4 triliun atau sekitar 7 persen dari total investasi.

Baca Juga: Ditjenpas Riau Sebut Tiga Pengawal Tahanan Kabur Terindikasi Lakukan Pelanggaran Berat

“Selain lima sektor utama tersebut, penyerapan tenaga kerja juga berasal dari sektor Perdagangan dan Reparasi sebanyak 1.452 tenaga kerja, Jasa Lainnya 838 tenaga kerja, Hotel dan Restoran 391 tenaga kerja, Konstruksi 183 tenaga kerja, serta berbagai sektor industri lainnya,” ujarnya. (sol)

Editor : M. Erizal
investasi triwulan II investasi di riau investasi lapangan kerja lowongan kerja di riau