Harga Pertamax di Sumbagut Turun 

Siti Azura • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 11:40 WIB
GRAFIS PERTAMAX . (JPG)
GRAFIS PERTAMAX . (JPG)

 

MEDAN (RIAUPOS.CO) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut (Sumatera Bagian Utara) kembali melakukan penyesuaian harga berkala Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi yang berlaku efek­tif mulai 1 Agustus 2026. Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan perusahaan yang mengacu pada ketentuan dan arahan pemerintah, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat. 

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Pertamina dalam menghadirkan produk energi yang kompetitif sekaligus menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.

”Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi merupakan eva­luasi berkala yang dilakukan dengan mengacu pada keten­tuan yang berlaku serta mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Melalui penyesuaian ini, Pertamina Patra Niaga berharap masya­rakat dapat memperoleh produk BBM berkualitas dengan harga yang semakin kompetitif, seiring dengan komitmen kami untuk terus menjaga keandalan pasokan dan pelayanan energi di seluruh wilayah Sumbagut,” ujar Fahrougi. 

Baca Juga: PTPN IV-Pemkab Rohil Perkuat Sinergi Bangun Daerah

Untuk wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, harga BBM Non-Subsidi yang berlaku mulai 1 Agustus 2026 adalah sebagai berikut. Pertamax Turbo turun dari Rp19.750 per liter menjadi Rp18.700 per liter dan Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.650 per liter menjadi Rp16.300 per liter.

Sementara itu, untuk wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga BBM Non-Subsidi yang berlaku mulai 1 Agustus 2026 adalah sebagai berikut, Pertamax Turbo turun dari Rp20.150 per liter menjadi Rp19.100 per liter dan Pertamax (RON 92) turun dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.650 per liter.

Khusus untuk kawasan Free Trade Zone (FTZ), penyesuaian harga juga berlaku untuk produk Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo. Rinciannya adalah sebagai berikut: FTZ Sabang: Pertamax (RON 92) turun dari Rp15.250 per liter menjadi Rp14.950 per liter. 

Baca Juga: 55 Tahun Toyota Ada untuk Indonesia, Dampingi Setiap Kebutuhan Pelanggan lewat Lini Baru Land Cruiser Family dan bZ4X Touring di GIIAS 2026

FTZ Batam untuk  Pertamax (RON 92) turun dari Rp15.500 per liter menjadi Rp15.150 per liter dan Pertamax Turbo turun dari Rp18.350 per liter menjadi Rp17.400 per liter.

Fahrougi menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan stok BBM di seluruh wilayah opera­sional tetap dalam kondisi aman sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan energi secara optimal.

”Dengan penyesuaian harga ini, masyarakat dapat menikmati produk BBM berkualitas Pertamina dengan harga yang lebih kompetitif. Kami juga mengimbau masya­rakat untuk membeli BBM sesuai dengan kebutuhan serta memilih produk yang sesuai dengan spesifikasi kendaraannya,” tutup Fahrougi.(azr) 

Laporan SITI AZURA, Medan

Editor : Arif Oktafian
bbm non subsidi pertamax turbo harga pertamax