Realisasi Penerimaan Kanwil DJBC Riau Nyaris 100 Persen 

Siti Azura • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Dwijo Muryono. (JPG)
Dwijo Muryono. (JPG)

PEKANBARU  (RIAUPOS.CO) - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Riau mencatatkan kinerja penerimaan cemerlang.  Kepala Kanwil DJBC Riau, Dwijo Muryono mengatakan, sampai dengan Juni 2026, penerimaan menunjukkan tren positif dengan total realisasi mencapai Rp5,96 triliun atau 99,13 persen dari target trajectory yang ditetapkan.

Secara rinci, realisasi Bea Masuk tercatat sebesar  Rp124,26 miliar atau 71,13 persen dari target tahunan. Sedangkan,Bea Keluar sebesar Rp5,83 triliun atau 99,93 persen dari target trajectory serta Cukai sebesar Rp2,50 miliar atau 964,83 persen dari target trajectory.

Capaian total realisasi penerimaan ini mengalami pertumbuhan Year-on-Year (YOY) sebesar lebih 28,73 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,63 triliun. 

Baca Juga: Pemerintah Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Menurut Dwijo hal itu bisa dicapai karena berbagai upaya yang dan strategi dilakukan bersama. ”Kami melakukan berbagai strategi. Di antaranya ialah peningkatan kemitraan untuk meningkatkan tingkat kepatuhan agar saat melakukan proses bisnisnya, mereka melaporkan dengan benar kegiatannya,” ujarnya kepada Riau Pos, belum lama ini.

Strategi lainnya ialah peningkatan pengawasan untuk kegiatan ilegal dan meningkatkan kualitas serta integritas SDM Kanwil DJBC Riau sendiri.

Selain kinerja penerimaan, Kantor Wilayah DJBC Riau juga mencatatkan pertumbuhan signifikan pada sektor perdagangan internasional. Devisa Impor sampai dengan Juni 2026 tercatat sebesar 1.927,15 Juta dolar AS, naik 124 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.  

Baca Juga: Rp2,708 Juta per Gram, Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Selasa 5 Agustus 2026, Bagaimana Harga Emas Galeri24 dan UBS?

Sementara itu, tonase impor mencapai 3,6 juta ton atau naik 29,09 persen. Untuk sektor ekspor, devisa ekspor sampai dengan Juni  2026 mencapai 10,36 miliar dolar AS atau naik 3,98 persen dengan tonase ekspor sebesar 11,98 juta ton. 

Adapun lima negara utama tujuan ekspor regional Riau meliputi Cina (CN), Jepang (JP), Bangladesh (BD), India (IN), dan Malaysia (MY). 

Di bidang pengawasan, Kantor Wilayah DJBC Riau menunjukkan komitmen tinggi dalam melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal dan berbahaya. Hingga Juni 2026, Kantor Wilayah DJBC Riau telah berhasil melakukan 454 penindakan dengan perkiraan nilai barang mencapai Rp365,86 Miliar serta potensi penyelamatan kerugian negara sebesar Rp1,4 triliun.  Penindakan tersebut mencakup NPP (Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor) serta penindakan di bidang kepabeanan dan cukai termasuk Hasil Tembakau dan MMEA.(azr)

Editor : Arif Oktafian
djbc riau penerimaan negara bea cukai riau