Penjualan Ritel Juni 2026 Masih Terkontraksi

Tim Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33 WIB
 Warga berbelanja keperluan di salah satu pusat perbelanjaan ritel di Kota Pekanbaru, beberapa waktu lalu. Berdasarkan Survei Penjualan Eceran (SPE) Juni 2026, Bank Indonesia (BI) mencatat penjualan ritel 2026 terkontraksi -3,0 persen yoy. (MHD AKHWAN/RIAU POS)
Warga berbelanja keperluan di salah satu pusat perbelanjaan ritel di Kota Pekanbaru, beberapa waktu lalu. Berdasarkan Survei Penjualan Eceran (SPE) Juni 2026, Bank Indonesia (BI) mencatat penjualan ritel 2026 terkontraksi -3,0 persen yoy. (MHD AKHWAN/RIAU POS)

 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Peringatan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah tidak mampu mendorong pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Juni 2026 yang terkontraksi -3,0 persen year on year (yoy).

Berdasarkan Survei Penjualan Eceran (SPE) Juni 2026, Bank Indonesia (BI), mencatat capaian tersebut membaik jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencatatkan -3,9 yoy.

Meski begitu, BI mencatat sejumlah kelompok masih mencatatkan pertumbuhan dan menjadi penopang kinerja penjualan pada periode laporan Juni 2026.

Baca Juga: Kemenperin Pertemukan 30 IKM Logam dengan Perusahaan Besar

Adapun, data yang ditunjukan BI diantaranya Kelompok Suku Cadang dan Aksesori indeks 155,7, tumbuh 1 8,8 persen yoy, Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya indeks 84,5; tumbuh 2,8 persen yoy, serta Kelompok Barang Lainnya indeks 83,6, tumbuh 1,1 persen yoy.

”Sementara itu, kelompok lainnya mencatatkan perbaikan meski masih berada dalam fase kontraksi, yaitu pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau (indeks 31 8,4; terkontraksi 3,6 persen yoy serta Subkelompok Sandang indeks 85,7; terkontraksi 3,1n persen yoy,” tulis BI dikutip Rabu (12/8).

Sementara itu, jika dilihat secara bulanan kinerja penjualan eceran pada Juni 2026 mencatatkan pertumbuhan menjadi 0,7 persen month to month (mtm) dari sebelumnya terkontraksi sebesar 1,5 persen mtm .

Baca Juga: Ertiga Hybrid Cruise Jadi Pilihan MPV Hybrid

Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan kinerja pada Kelompok Barang Lainnya, Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, serta Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya yang masing-masing tumbuh 6,9 persen, 3,7 persen, dan 2,8 persen setelah Mei 2026 masing-masing terkontraksi sebesar 9, 2 persen, 4,7 persen, dan 0,7 persen.(jpg)

Editor : Arif Oktafian
Indeks Penjualan Riil bi penjualan ritel ekonomi indonesia