Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Akselerasi Digitalisasi

Siti Azura • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 11:33 WIB

  

PANJI ACHMAD. (JPG)
PANJI ACHMAD. (JPG)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau (KPWBI Riau) menyelenggarakan 2nd Riau Economic Forum (REF) 2026 dengan tema “Riau Tumbuh Solid dan Digitalisasi Terakselerasi” yang dilaksanakan secara hybrid di Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau. 

Melalui forum ini diharapkan tercipta pemahaman yang komprehensif mengenai kondisi perekonomian, prospek ke depan, serta arah kebijakan strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau yang inklusif dan berkelanjutan. 

Sekretaris Daerah Provinsi Riau Dr Syahrial Abdi dalam sambutannya menyampaikan,  Riau perlu memperkuat sinergi antar daerah untuk memperluas pasar komoditas utama Riau. “Sejalan dengan itu, kebijakan nasional untuk kemandirian energi memberikan peluang besar bagi Provinsi Riau sebagai lumbung energi dari minyak, hilirisasi komoditas CPO, hingga potensi dari komoditas kelapa untuk terus memperkuat perkembangan ekonominya,” ujarnya, Senin (31/8). 

Baca Juga: BRI Bukukan Laba Rp31,2 T pada Triwulan II 

Pada REF 2026, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Riau memberikan penghargaan (awarding) kepada  tiga perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan  tiga perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang merealisasikan investasi tertinggi pada Semester 1 2026 di sektor hilirisasi Provinsi Riau. 

Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Kepala Bank Indonesia Koordinator Wilayah Sumatera, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Riau kepada pelaku usaha sebagai penghargaan dan motivasi untuk terus berkontribusi bagi perekonomian Riau.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Dr Panji Achmad menyampaikan,  investasi dan hilirisasi menjadi kunci pertumbuhan Riau, karena hilirisasi meningkatkan nilai tambah komoditas utama daerah seperti kelapa sawit. 

Baca Juga: Suzuki Riau Pastikan Stok XL7 Terbaru Aman

“Kajian Bank Indonesia bersama perguruan tinggi menunjukkan investasi dan hilirisasi kelapa sawit berpotensi mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Riau untuk tumbuh lebih tinggi. Bank Indonesia akan terus mendukung perumusan strategi dan sinergi kebijakan dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya. 

REF 2026 merupakan puncak rangkaian kegiatan yang meliputi Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP), FGD Perekonomian, Temu Responden, Pasar Murah HUT Provinsi Riau, serta Festival Diversifikasi Pangan bersama Riau Investment Forum/RIF (Road to REF). 

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Bank Indonesia berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi Riau yang solid, terdigitalisasi, dan berkelanjutan melalui penyelarasan strategi dan sinergi dengan mitra kerja strategis.(azr)

 

Editor : Arif Oktafian
Riau Economic Forum 2026 ekonomi riau bank indonesia riau