50 Tahun Bridgestone Indonesia, dari Bekasi Menjadi Basis Manufaktur Global

Ari Iswandi • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 00:25 WIB
PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia), pada ulang tahun emasnya yang ke-50, Senin (24/8/2026) di Jakarta. (Istimewa)
PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia), pada ulang tahun emasnya yang ke-50, Senin (24/8/2026) di Jakarta. (Istimewa)

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) memperingati 50 tahun operasional di Indonesia melalui acara seremonial di Jakarta pada Agustus lalu. 

Perayaan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi pelanggan, mitra bisnis, dan para pemangku kepentingan yang turut mendukung perjalanan perusahaan selama lima dekade.

Hadir sebagai tamu kehormatan, Menteri Perdagangan RI Budi Santoso, bersama perwakilan GAIKINDO, pelanggan, mitra bisnis dan sejumlah pemimpin industri. Perayaan ini sekaligus menegaskan komitmen Bridgestone Indonesia terhadap inovasi, keselamatan, kualitas, keberlanjutan, serta pengembangan solusi mobilitas yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Baca Juga: Resmikan Puskesmas Kuntu, Bupati Kampar Tegaskan Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Dibeda-bedakan

Perjalanan Bridgestone Indonesia dimulai pada 1976 melalui pabrik pertamanya di Bekasi, Jawa Barat. Seiring meningkatnya permintaan pasar Indonesia dan negara-negara tetangga, perusahaan memperluas kapasitas dengan membuka pabrik kedua di Karawang pada 1999. 

Fasilitas tersebut dilengkapi proving ground berstandar global untuk memperkuat kemampuan teknis dan manufaktur perusahaan.

Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengapresiasi perjalanan lima dekade Bridgestone di Indonesia. Ia menyatakan pemerintah terbuka terhadap peluang investasi dan kerja sama, termasuk dalam penguatan pasar domestik, penyempurnaan kebijakan investasi serta pemanfaatan peluang ekspor.

Baca Juga: 7 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Belantaraya, Kapolres Inhil Turun Padamkan Api

Saat ini, Bridgestone Indonesia terus memperkuat manufaktur lokal, jaringan distribusi dan portofolio ban untuk kendaraan penumpang, komersial hingga segmen spesialis. 

Kemampuan tersebut mencakup penelitian produk, perencanaan material, desain khusus hingga proses manufaktur untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Indonesia juga menjadi salah satu basis manufaktur dan ekspor strategis dalam jaringan global Bridgestone Corporation yang telah beroperasi di lebih dari 150 negara dan wilayah.

Memasuki babak baru, Bridgestone Indonesia memperkuat inovasi melalui teknologi B-Silent. Pada 2026, perusahaan mulai memasok ban dengan teknologi tersebut kepada salah satu produsen otomotif global yang beroperasi di Indonesia. B-Silent dirancang untuk mengurangi kebisingan di dalam kabin, sekaligus mendukung kebutuhan mobilitas modern, termasuk meningkatnya permintaan kendaraan listrik.

Baca Juga: DPP Tunjuk Parisman Ikhwan Ketua Harian DPD Golkar Riau

Member of the Board, Representative Executive Officer, EAST CEO Bridgestone Corporation, Nobuyuki Tamura, mengatakan Indonesia merupakan pasar penting sekaligus basis manufaktur dan ekspor strategis bagi perusahaan. 

Sementara itu, Presiden Direktur Bridgestone Indonesia Mukiat Sutikno menegaskan perusahaan akan terus memperdalam kapabilitas lokal dan memperkuat kemitraan di seluruh rantai nilai otomotif untuk menghadirkan mobilitas yang lebih aman, efisien dan berkelanjutan.

“Komitmen kami untuk Indonesia tetap kuat seperti sebelumnya, dan kami berharap tetap melanjutkan perjalanan ini bersama para pemangku kepentingan kami,” ujar Mukiat.

Editor : M. Erizal
Bridgestone Indonesia manufaktur 50 tahun