IFG dan Jamkrindo Kolaborasi Hidupkan  Budaya

Siti Azura • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 11:03 WIB
Dari kiri, Wakil Jaksa Agung RI Prof Dr Asep N Mulyana SH MHum, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM M Riza Damanik, Direktur SDM dan Hukum IFG Rizal Ariansyah, dan Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari memainkan alat musik angklung saat acara kolaborasi PT Jamkrindo (Persero) dan holding Indonesia Financial Group (IFG) di Gedung IFG Life Asia Afrika, Bandung, baru-baru ini. (JAMKRIDO UNTUK RIAU POS)
Dari kiri, Wakil Jaksa Agung RI Prof Dr Asep N Mulyana SH MHum, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM M Riza Damanik, Direktur SDM dan Hukum IFG Rizal Ariansyah, dan Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari memainkan alat musik angklung saat acara kolaborasi PT Jamkrindo (Persero) dan holding Indonesia Financial Group (IFG) di Gedung IFG Life Asia Afrika, Bandung, baru-baru ini. (JAMKRIDO UNTUK RIAU POS)

BANDUNG (RIAUPOS.CO) - Indonesia Financial Group (IFG) bersama PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo memperkuat kolaborasi dalam mendorong pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif melalui kegiatan Ruang Resonansi IFG Group 2026 dengan tema ‘’Menghidupkan Budaya untuk Melahirkan Karya’’.

Kegiatan tersebut berlangsung di Bandung belum lama ini. Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Prof Dr Asep N Mulyana, SH MHum mengapresiasi penyelenggaraan Ruang Resonansi IFG Group 2026 yang menjadi ruang untuk mempertemukan warisan budaya, generasi muda, seniman, komunitas, UMKM, dan dunia usaha. 

‘’Saya mengapresiasi ruang bagi UMKM dalam kegiatan ini. Di balik sebuah produk terdapat kerja dan pengetahuan keluarga serta komunitas. Ketika masyarakat mengenal pembuatnya dan menghargai kualitasnya, pelestarian budaya ikut memberi manfaat ekonomi,’’ ujar Asep.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Rupiah, BI Diminta Perkuat Koordinasi Kebijakan Fiskal dan Moneter

Asep juga menyampaikan tiga pesan penting bagi generasi muda, yakni mengenali akar budaya sebagai sumber identitas dan inspirasi berkarya, memastikan kebebasan berkarya berjalan bersama tanggung jawab dengan tetap menghargai karya dan pelaku budaya, serta membangun kolaborasi antara seniman, komunitas, UMKM, dunia usaha, dan generasi muda.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM M Riza Damanik menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendampingan dan pemberdayaan UMKM agar semakin mampu mengembangkan usaha serta meningkatkan kapasitas dan daya saing. 

Sementara itu, Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 5 OJK Arieck Priyatna menilai kegiatan tersebut turut berperan dalam memperkuat literasi keuangan bagi pelaku UMKM. Penguatan literasi keuangan dinilai penting agar UMKM semakin memahami pengelolaan keuangan, akses pembiayaan, serta mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat untuk mendukung keberlanjutan usaha.

Baca Juga: Mitsubishi Destinator, SUV Tangguh untuk Bisnis dan Quality Time Keluarga di Riau

Direktur SDM dan Hukum IFG Rizal Ariansyah mengatakan budaya memiliki peran penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif karena dapat menjadi sumber inspirasi yang melahirkan berbagai karya dan peluang usaha.

‘’Budaya bukan hanya warisan yang perlu kita jaga, tetapi juga sumber inspirasi yang dapat melahirkan kreativitas dan membuka peluang ekonomi. Karena itu, melalui Ruang Resonansi, IFG ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan nilai budaya, kreativitas, dan pemberdayaan UMKM,’’ katanya.(azr)

 

 

Editor : Arif Oktafian
IFG jamkrindo umkm