Harga Barang Pokok Tinggi, Pemko Pekanbaru Turunkan Mobil Pak Aman

Prapti Dwi Lestari • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 12:33 WIB
Tumpukan cabai di salah satu lapak pedagang di Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru, Ahad (27/9/2026). Harga cabai dan sejumlah barang keperluan pokok lainnya di Kota Pekanbaru mulai merangkak naik. (MHD AKHWAN/RIAUPOS)
Tumpukan cabai di salah satu lapak pedagang di Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru, Ahad (27/9/2026). Harga cabai dan sejumlah barang keperluan pokok lainnya di Kota Pekanbaru mulai merangkak naik. (MHD AKHWAN/RIAUPOS)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Harga sejumlah barang keperluan pokok di pasar-pasar tradisional Kota Pekanbaru mengalami lonjakan cukup tinggi. Membantu memenuhi keperluan masyarakat, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menurunkan Mobil Pak Aman yang menyediakan barang-barang pokok harian dengan harga lebih murah.

Pantauan Riau Pos, Rabu (30/9) sejumlah komoditas pangan se­perti cabai merah, cabai rawit, ayam hingga bawang merah masih melonjak dan dikeluhkan masyarakat.

Di Pasar Kodim dan Pasar Agus Salim, harga cabai merah di­banderol seharga Rp80.000 per kilogram (kg). Harga ini juga lebih tinggi dibandingkan beberapa hari sebelumnya yang hanya mencapai Rp60.000/kg. Kemudian, cabai rawit dibanderol mulai dari Rp50.000 hingga Rp70.000 per kg.

Baca Juga: 69 Saham Diperdagangkan di Bawah Rp50

Tak hanya itu, harga ayam potong juga masih tinggi. Saat ini harga ayam potong berkisar Rp37.000-Rp39.000 per kg tergantung ukuran. Bawang merah kini naik menjadi Rp45.000 per kg.

Menurut Putra, pedagang di Pasar Kodim mengatakan, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di Pekanbaru terjadi akibat pasokan yang berkurang dari sejumlah daerah penghasil. Hal ini yang membuat pedagang harus ikut menyesuaikan harga komoditas pangan dengan harga jual kepada masyarakat.

Menurut Putra, kenaikan harga cabai mulai terjadi sejak beberapa hari terakhir. Dibandingkan harga sebelumnya, kenaikan mencapai sekitar Rp10.000 per kilogram.

”Kalau cabai memang naik, mulai kemarin naiknya. Naiknya sekitar Rp10.000 per kilogram,” katanya.

Baca Juga: PHR Perkuat Akses Energi dan Mobilitas Masyarakat

Hal senada juga diungkapkan oleh pedagang Pasar Agus Salim, Yolanda. Menurutnya, harga cabai merah saat ini mencapai Rp90.000 per kg untuk jenis tertentu. Cabai merah asal Bukittinggi dijual sekitar Rp90.000 per kg. Sementara cabai merah medan berada di kisa­ran Rp80.000 per kg, cabai rawit hijau Rp70.000 per kg, sedangkan cabai hijau Rp50.000 per kg.

Ia mengatakan kenaikan harga tersebut cukup terasa dibandingkan kondisi normal. Sebelumnya, harga cabai merah masih berada di kisaran Rp60.000 per kg.

Apalagi sebagian pasokan cabai di Pasar Kodim Pekanbaru berasal dari Sumatera Barat (Sumbar) dan Medan. Namun, saat ini jumlah pasokan dari daerah pemasok mengalami penurunan.

Baca Juga: Ribuan Bikers Meriahkan Honda Bikers Day Regional Sumatera 2026

”Ada yang dari Sumbar, ada juga dari Medan. Stok dari daerah memang kurang, makanya membuat harga cabai di tingkat pedagang mengalami peningkatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Ketersediaan Pangan, Dinal Husna menyebut Pemko Pekanbaru terus berupaya agar pasokan tidak terganggu, dan harga komoditi pangan tetap stabil di pasaran.  

Salah satu upayanya dengan menggelar pasar murah atau Gerakan Pangan Murah dengan menurunkan Mobil Pak Aman yang rutin dilakukan hampir di seluruh kecamatan.

Baca Juga: 450 Pedagang Segera Direlokasi ke Pasar Higienis 

Diungkapkannya, kegiatan pasar murah pastikan ada, dan akan digelar oleh DKP maupun Disperindag Pekanbaru.

”Pasar murah ini rutin dilakukan ketika harga pangan di pasaran mulai merangkak naik. Pemerintah melakukan intervensi harga melalui operasi pasar murah ini,” terangnya.(ayi) 

Editor : Arif Oktafian
pekanbaru harga pangan harga sembako