EMP Gelar Ajang Diskusi Media dengan SKK Migas

Yose Rizal • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 11:58 WIB
Suasana diskusi insan pers dengan pihak SKK Migas dan PT EMP Bentu berlangsung dengan santai dan lancar di Candu Khupi, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (1/10/2026). (YOSE RIZAL/RIAU POS)
Suasana diskusi insan pers dengan pihak SKK Migas dan PT EMP Bentu berlangsung dengan santai dan lancar di Candu Khupi, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (1/10/2026). (YOSE RIZAL/RIAU POS)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah persoalan minyak dan gas mengemuka dan dibahas dengan santai dalam acara “Neo Energy Meet Up” yang digelar PT EMP dan dihadiri para wartawan di Riau dengan pihak SKK Migas di Candu Kuphi, Pekanbaru, Kamis (1/10). Beberapa topik yang jadi bahasan adalah masalah pencapaian target lifting, persoalan pembebasan lahan di are operasi migas serta permasalahan lainnya yang menyangkut teknis operasi dan CSR Migas.

Hadir dalam acara diskusi tersebut Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Sebastian Julius, Kepala Department Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut Yanin Kholisan, dan Media Relation SKK Migas Sumbagut Rinai Bening Kasih serta Annisa Dhyta Aulia. Dari pihak penyelenggara hadir Act Area Manager Bentu Limited Dady Mulyadi, Media Relation Officer EMP Bentu Limited M Hanshardi, dan Media Relation Asst EMP Bentu Limited Yasmin Aliyah Siregar. Sedangkan dari pihak media, hadir Ketua PWI Riau R Isyam Azwar serta para wartawan cetak dan online.

Suasana diskusi siang tersebut berlangsung dengan santai dan hangat. Ditemani kopi dan aneka makanan serta cemilan, para praktisi migas dan wartawan berdiskusi tentang persoalan minyak dan gas yang belakangan terjadi di Riau. Termasuk juga soal pemberitaan dan hubungan bisnis dengan media.

Baca Juga: Harga Cabai Merah Capai Rp100 Ribu per Kg

Kepala SKK Migas Sumbagut Sebastian Julius menyambut baik acara yang digelar tersebut. Selain menjalin silaturahmi dengan insan pers, kegiatan tersebut bisa juga menjadi sharing informasi diantara kedua belah pihak. ”Istilahnya tak kenal maka tak sayang, acara ini bisa mempererat antara insan pers dengan pihak migas. Dengan adanya sharing informasi dengan dunia migas, kami ingin adanya informasi yang berimbang dalam berita yang teman-teman buat,” tuturnya.

Dalam pada itu Act Area Manager Bentu Limited Daddy Mulyadi memberi pemaparan tentang permasalahan gas, termasuk soal ke­mana gas tersebut disalurkan. Selain juga berbagi cerita masalah pembebasan lahan. ”Saat ini produksi gas dari EMP Bentu diserap untuk daerah Riau. Baik untuk pembangkit tenaga listrik, jaringan gas warga, kilang di Dumai hingga untuk operasional minyak di PHR,” tuturnya.

Sementara itu dari insan pers yang hadir banyak bertanya tentang pencapaian produksi, permasalahan di lapangan, target 1 juta barel migas di tahun 2030 serta masalah bisnis untuk kelangsungan hidup media di Riau. Para wartawan yang hadir juga ingin, selain memberikan informasi tentang minyak dan gas di Riau, pihak SKK Migas dan K3S juga bisa mendukung keberlangsungan hidup media. Karena tanpa adanya dukungan ekonomi, maka keberlanjutan media juga akan bisa terancam. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama dan sa­ling bersalaman diantara yang hadir.(ose)

 

Editor : Arif Oktafian
skk migas migas riau emp