BRK Syariah Cabang Jakarta Bukukan Pembiayaan Capai Rp240 Miliar

Soleh Saputra • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:16 WIB
Branch Manager BRK Syariah Cabang Jakarta, Indra Bayu. (Istimewa)
Branch Manager BRK Syariah Cabang Jakarta, Indra Bayu. (Istimewa)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Bank Riau Kepri (BRK) Syariah cabang Jakarta sejak awal tahun 2026 hingga saat ini sudah mencatatkan pembiayaan mencapai Rp240 miliar tanpa ada catatan pembiayaan bermasalah. 

Dari total pembiayaan tersebut, segmen komersial menyumbang Rp215 miliar dan segmen konsumer sebesar Rp25 miliar. Realisasi ini setara 98,7 persen dari target pembiayaan yang telah ditetapkan manajemen.

Branch Manager BRK Syariah Cabang Jakarta, Indra Bayu menjelaskan, kualitas portofolio pembiayaan cabang ini terjaga baik, dengan tingkat pembiayaan bermasalah (NPL) berada di titik nol persen. 

Baca Juga: BRK Syariah Hadirkan Pembiayaan Usaha Mikro Subsidi Margin 0 Persen untuk Pelaku UMKM Natuna

"Hingga saat ini total pembiayaan yang sudah kami berikan sebesar Rp240 miliar. Alhamdulillah tanpa ada catatan pembiayaan bermasalah," ujarnya.

Ia menyebut kedekatan dengan nasabah menjadi strategi utama menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat, mengingat mayoritas nasabah cabang ini merupakan pelaku usaha asal Riau dengan bisnis yang sudah mapan dan jaminan yang kuat.

"Kedekatan emosional diperlukan. Jadi mitigasi risiko kami sangat kuat. Dari awal semuanya sudah kami perhitungkan," katanya.

Baca Juga: Pacu Jalur Mini HUT Kuansing Ke-27 Siap Digelar di Danau Kebun Nopi

Dari sisi penghimpunan dana, BRK Syariah Cabang Jakarta membukukan dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp5,89 triliun, tumbuh 128,7 persen secara tahunan. Pertumbuhan itu diiringi kenaikan laba 121,59 persen (y on y) Per September 2026, dan aset sebesar 132,21 persen dan pendapatan 127,12 persen.

"Komponen giro menyumbang Rp168 miliar dari total DPK, dengan sumber dana utama berasal dari Kementerian Keuangan dan nasabah asal Riau," sebutnya.

Bayu menyebut strategi penghimpunan dana kini lebih diarahkan ke deposito karena dinilai lebih tahan terhadap gejolak pasar. Guna mengejar target pembiayaan tahun ini sebesar Rp244 miliar, BRK Syariah Cabang Jakarta menyiapkan sejumlah ekspansi bisnis komersial senilai Rp128 miliar yang akan direalisasikan hingga Desember 2026.

Baca Juga: Inflasi Tembilahan Bulan September 3,05 Persen

Basis nasabah cabang ini masih terkonsentrasi di wilayah Riau dan Kepulauan Riau pada segmen ritel market, dengan arahan untuk memperluas penyaluran ke sektor minyak dan gas serta agribisnis sebagai sektor strategis.

Di tengah capaian tersebut, Bayu mengakui adanya risiko konsentrasi DPK pada deposito korporasi dan deposan besar, serta masih adanya gap intermediasi yang perlu dikonversi menjadi pembiayaan melalui percepatan pipeline.

"Persaingan dana memang berputar. Jadi memang harus kuat di BRK Syariah. Kalau tidak, dana nasabah itu cepat pindah," katanya. 

Editor : Rinaldi
cabang jakarta segmen komersial BRK Syariah