Tanam 1.500 Mangrove di Pangandaran, Suzuki Lanjutkan Program Sabuk Hijau Pesisir

Ari Iswandi • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 22:51 WIB
Pemaparan Success Story Mangrove Conservation bersama Bapak Sugito, pada penanaman 1.500 bibit mangrove jenis Rhizophora di kawasan Pelabuhan Cikidang, Pangandaran, Jawa Barat (26/9/2026). (Istimewa)
Pemaparan Success Story Mangrove Conservation bersama Bapak Sugito, pada penanaman 1.500 bibit mangrove jenis Rhizophora di kawasan Pelabuhan Cikidang, Pangandaran, Jawa Barat (26/9/2026). (Istimewa)

 

PANGANDARAN (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 1.500 bibit mangrove jenis Rhizophora ditanam di kawasan Pelabuhan Cikidang, Pangandaran, Jawa Barat (26/9/2026). 

Aksi ini dilakukan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama Pandu Laut Nusantara dan Susi Air melalui program "The Indonesian Coastal Greenbelt Project" untuk mendukung pelestarian ekosistem pesisir dan mengurangi ancaman abrasi.

Kegiatan bertema “Menjaga Pesisir, Menjaga Masa Depan” tersebut menjadi kelanjutan kolaborasi yang telah dimulai sejak 2024. Sebanyak 75 peserta ikut terlibat, terdiri atas perwakilan Suzuki, Pandu Laut Nusantara, nelayan sekitar, serta perwakilan institusi pendidikan dan komunitas lokal.

Baca Juga: Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Kampar, Ini Imbauan BPBD Kepada Warga

Pelabuhan Cikidang dipilih karena menjadi salah satu pusat aktivitas perikanan masyarakat Pangandaran. Kawasan yang berada di pesisir selatan Pulau Jawa ini juga memiliki keanekaragaman biota laut yang perlu dijaga melalui upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Tidak hanya melakukan penanaman, kegiatan tersebut juga memberikan edukasi kepada peserta mengenai konservasi mangrove. Salah satu agenda yang dihadirkan adalah sesi "Success Story Mangrove Conservation" bersama Sugito, tokoh penggerak daerah sekaligus Ketua Rukun Nelayan (RN) Dusun Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Sugito membagikan pengalaman masyarakat nelayan dalam mengembangkan kawasan konservasi mangrove di wilayahnya. Kawasan tersebut terus dikembangkan dan dikelola sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Baca Juga: Polsek Singingi Hilir Tertibkan Tiga Rakit PETI di Dua Lokasi, Seluruhnya Dimusnahkan

Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai teknik penanaman mangrove, termasuk tahapan penanaman dan hal-hal yang perlu diperhatikan agar bibit dapat tumbuh dengan baik. Setelah pembekalan, seluruh peserta turun langsung menanam 1.500 bibit "Rhizophora" di lokasi kegiatan.

Strategic Planning Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Joshi Prasetya, mengatakan program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ekosistem pesisir, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pelestariannya.

“Melalui The Indonesian Coastal Greenbelt Project, kami ingin mendorong kesadaran mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga melibatkan masyarakat, agar dapat memahami manfaat mangrove bagi keberlangsungan lingkungan dan aktivitas masyarakat di kawasan pesisir,” ujar Joshi Prasetya.

Baca Juga: Pascapenolakan Perubahan APBD 2026, Ribuan Warga Inhu Terancam Tidak Bisa Miliki KTP-el 

Kolaborasi ini juga melanjutkan upaya penanaman mangrove yang telah dilakukan di sejumlah kawasan Pangandaran. Chief of Operation PT ASI Pudjiastuti Aviation (Susi Air), Melinasary Amini, menyampaikan bahwa penanaman mangrove bersama Suzuki dan Pandu Laut telah dimulai sejak 2024.

“Kolaborasi Suzuki dan Pandu Laut di Pangandaran telah dimulai sejak tahun 2024. Hingga saat ini, kita telah menanam 10.000 mangrove, terdiri dari 7.000 bakau pasir di Susi International Beach Strip dan 3.000 Rhizophora di Pantai Madasari. Pada tahun 2026 ini, melalui The Indonesian Coastal Greenbelt Project atau Proyek Sabuk Hijau Pesisir Indonesia, kita kembali melanjutkan upaya tersebut dengan penanaman 1.500 mangrove Rhizophora di kawasan Pelabuhan Cikidang. Mari kita turun bersama, menanam, merawat, dan memastikan apa yang kita mulai hari ini benar-benar tumbuh menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujar Melinasary Amini.

Melalui kegiatan tersebut, Suzuki, Pandu Laut Nusantara, dan Susi Air berharap upaya penanaman mangrove dapat mendukung keberlanjutan kawasan pesisir Pangandaran. Selain membantu menjaga lingkungan dari ancaman abrasi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya edukasi dan partisipasi masyarakat agar mangrove yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Editor : M. Erizal
PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) Tanam Mangrove suzuki