PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - ATM Emas Pegadaian akhirnya resmi hadir di Pekanbaru, Selasa (13/10/2026). Inovasi dari Pegadaian ini membuat proses cetak dari saldo emas digital yang ke emas fisik menjadi lebih instan dan mudah. Tak sampai 5 menit, emas fisik keluar dari mesin.
Prosesnya juga sangat gampang. Nasabah yang memiliki tabungan emas digital Pegadaian juga bisa memilih gramasi sesuai keinginan, yakni mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Proses ini jauh lebih cepat ketimbang cetak di outlate yang memerlukan waktu tunggu selama 3 pekan hingga 1 bulan lamanya.
Dikatakan Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru Agus Riyadi, inovasi ini merupakan jawaban dari keraguan masyarakat akan tabungan emas digital.
Baca Juga: Muklisin Minta Revitalisasi SDN 002 Telukkuantan Ditambah, Empat Kelas Pernah Terbakar
"ATM Emas ini dihadirkan agar masyarakat yang memiliki tabungan emas digital di Pegadian yakin bahwa tabungan emasnya bisa dicetak jadi fisik. Kami menyatakan bahwa kami menjual emas dengan sistem buffer stock 1:1. Sehingga semua tabungan emas digital Pegadain milik nasabah, dipastikan tersedia fisiknya dan bisa dicetak kapanpun di mesin ATM Emas," ujarnya saat sacara launching mesin ATM Emas Pegadaian, di Kantor Pegadaian CP Pekanbaru Jalan Sudirman, Selasa (13/10/2026).
Ia juga menjamin bahwa emas yang dicetak merupakan emas asli yang merupakan produk dari Galeri24. Keasliannya teruji dan bisa dicek langsung dengan scan QR yang tertera dikemasan. Selain itu, nasabah juga tak perlu khawatir soal keamanan. Mesin tersebut dilengkapi dengan kamera CCTV yang merekam semua proses transaksi.
Sejak hadir sebulan lalu di Kantor Pegadaian CP Pekanbaru tercatat sudah ada 30 transaksi cetak emas melalui mesin ATM Emas dengan total mencapai 140 gram. Hal ini menunjukkan antusias masyarakat Pekanbaru dengan investasi emas.
Baca Juga: Atasi Krisis Pangan, Warga Diajak Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
Sedangkan transaksi ATM Emas di seluruh Indonesia sendiri dalam 3 bulan terakhir tercatat sudah mencapai 10,2 kg emas yang terbagi dalam 954 transaksi. Ia menyebut, inovasi tersebut akan terus dilanjutkan di wilayah lain. Saat ini, di Indonesia sendiri tersedia 20 mesin ATM Emas Pegadaian yang tersebar di berbagai daerah.
"Inovasi ini tidak berhenti sampai di sini. Wilayah kami ada 3 provinsi, Riau, Sumatera Utara dan Kepualaun Riau. Insyallah dengan pengembangan ke depan, mesin ini bisa hadir di semua daerah. Sehingga masyarakat bisa menyimpan emas digital ataupun mencetaknya untuk dijadikan hadiah, souvenir dan lainnya bisa dilakukan di ATM Emas Pegadaian," lanjutnya.
Baca Juga: Turun, Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma Pekan Ini Jadi Rp3.783 per Kg
Ia juga mengajak nasabah Pegadaian yang ingin mencetak emas fisik mereka untuk mencobanya di mesin ATM Emas Pegadaian.
"Silakan datang ke Kantor Pegadaian CP Pekanbaru. Coba langsung dan rasakan kemudahannya," ajaknya.(azr)
Editor : Edwar Yaman