PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jelang akhir tahun 2026, harga emas masih bergerak naik turun atau fluktuatif. Pegadaian sendiri menilai hal tersebut masih akan terjadi hingga akhir tahun.
Hal itu dikatakan oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru, Agus Riyadi. Menurutnya, pergerakan harga emas saat ini sulit diprediksi secara pasti karena dipengaruhi berbagai faktor ekonomi global, terutama kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) serta dinamika geopolitik dunia.
Menurutnya, kondisi ekonomi Amerika Serikat, kebijakan suku bunga, dan pergerakan nilai tukar dolar AS menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi harga emas di pasar internasional maupun harga emas dalam rupiah.
Baca Juga: Perkuat Infrastruktur, Perluas Akses Digital Masyarakat
‘’Kalau sampai akhir tahun, kondisi emas diprediksi masih akan naik turun. Namun, dalam jangka panjang, trennya masih naik,’’ ujar Agus kepada media, belum lama ini.
Ia menjelaskan, kebijakan The Fed menjadi salah satu faktor penting yang diperhatikan pasar. Perubahan suku bunga Amerika Serikat dapat memengaruhi pergerakan dolar AS dan pada akhirnya berdampak terhadap nilai tukar rupiah.
Ketika dolar AS menguat dan rupiah melemah, harga emas dalam rupiah bisa tetap tinggi meskipun harga emas di pasar internasional mengalami penurunan.
Baca Juga: Thomas Hundt Diangkat sebagai Komisaris XLSmart
Agus menjelaskan, harga emas internasional umumnya dihitung dalam satuan troy ounce, dengan satu troy ounce setara sekitar 31,1 gram. Karena itu, perubahan harga emas dunia dan nilai tukar rupiah sama-sama berpengaruh terhadap harga emas yang dibeli masyarakat di dalam negeri.
‘’Kalau harga emas dunia turun sedikit, tetapi rupiahnya melemah dan dolar naik, ketika dikonversi ke rupiah, harganya bisa saja tetap sama,’’ jelasnya.
Selain kebijakan moneter, situasi geopolitik juga menjadi faktor yang membuat pergerakan harga emas sulit ditebak. Secara umum, ketidakpastian global dapat mendorong masyarakat mencari aset yang dianggap lebih aman, termasuk emas.(azr)
Editor : Arif Oktafian