Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Beruang Madu Muncul di Kompleks Perkantoran Bina Praja Pemda Rohul; Tak Ada Jejak, Hutan Kota Jadi Rumah Satwa Liar

Hendrawan Kariman • Sabtu, 15 Juni 2024 | 10:20 WIB

Seekor beruang madu muncul  di bela­kang Kantor Bupati Rohul, Kompleks Perkantoran Bina Praja Pemda Rohul, Jumat (14/6/2024).
Seekor beruang madu muncul di bela­kang Kantor Bupati Rohul, Kompleks Perkantoran Bina Praja Pemda Rohul, Jumat (14/6/2024).

Kawasan Hutan Kota Pasirpengaraian seluas 32,80 hektare yang yang terletak di tujuh lokasi dan berdekatan dengan Kompleks Perkantoran Bina Praja Pemda Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Pasirpengaraian menjadi rumah bagi beruang madu. Satwa liar tersebut tertangkap kamera sedang memanjat dan berlari.

Laporan ENGKI PRIMA PUTRA dan HENDRAWAN KARIMAN, Pasirpengeraian dan Pekanbaru

 

Seiring waktu dan berkembangnya pembangunan seluruh kantor, dinas dan badan di Kompleks Perkantoran Pemda Rohul diserta pepehonan langka dan tumbuhan hijau yang sudah menjulang tinggi dan rindang. Kawasan hutan kota Pasirpengaraian tepatnya di belakang Kantor Bupati Rohul seluas 6,97 hektare, dijadikan sebagai objek wisata minat khusus. Dengan begitu, sore harinya komplek perkantoran Pemda Rohul itu diramaikan dengan aktivitas warga yang berolahraga dan bersantai.

Dalam kurun waktu 5 tahun, keberadaan Hutan Kota Pasirpengaraian di Komplek Perkantoran Bina Praja Pemda Rohul itu, ternyata telah menjadi rumah bagi hewan satwa liar dan langka yang dilindungi negara.

 

Dibuktikan Jumat (14/6) sekitar pukul 15.00 WIB, seekor beruang madu dewasa berwarna hitam tiba-tiba muncul melintas di sekitaran Komplek Perkantoran Bina Praja Pemda Rohul. Satwa liar yang dilindungi negara itu, terlihat jelas oleh sejumlah warga yang sedang melakukan aktivitas olahraga lari.

Terpantau petang kemarin, sejumlah pegawai UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rohul bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Rohul Boy Arta SIP bersama personil BPBD dan Satpol PP turun ke lapangan. Untuk memastikan pengunjung berada di sekitar Hutan Kota Pasirpengaraian untuk keluar. Karena keberadaan beruang madu berwarna hitam sedang berkeliaran di kawasan hutan kota.

Kalaksa BPBD Rohul H Ridarmanto SIP MIP melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Rohul Boy Arta SIP saat dikonfirmasi Riau Pos, membenarkan adanya seekor beruang madu berwarna hitam dengan tubuh besar melintas dari belakang Kantor UPT Laboratorium DLH Rohul menuju hutan kota Pasirpengaraian.

Kebetulan Kantor UPT Laboratorium yang bersebelahan dengan Kantor BPBD Rohul yang didepannya lokasi Hutan Kota Pasirpengaraian. ‘’Sesuai informasi dari warga yang sedang berolahraga Jumat sore tadi, melihat seekor beruang madu itu sedang memakan buah cempedak yang berada di belakang Kantor UPT Laboratorium Lingkungan. Ketika di bunyikan klakson honda, beruang itu terkejut dan langsung lari menuju arah hutan Kota Pasirpengaraian persisnya di belakang Kantor Bupati Rohul,’’ ujarnya.


Diakuinya, saat beruang madu hutan itu masuk ke Hutan Kota Pasirpengaraian, dirinya bersama Anggota Polhul dengan gerak cepat langsung masuk ke pintu hutan kota. Kebetulan pengungjung hutan kota masih ada yang berada di dalam.

Dirinya sempat mengimbau para pengunjung hutan kota yang ada di dalam untuk segera keluar, guna mengantisipasi tidak terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan akibat adanya satwa liar yang ganas.

‘’Kita turun memantau, kebetulan saja keberadan hutan kota pasirpengaraian berseberangan dengan Kantor BPBD Rohul. Beruang madu sudah kita foto dan rekam videonya untuk di kirim ke BBKSDA Riau. Hingga pukul 18.00 WIB keberadaan beruang madu masih ada di dalam kawasan hutan kota Pasirpengaraian,’’ ujarnya.

 

 

 

Boy mengatakan, BPBD telah berkoordinasi dengan Kasatpol PP Rohul terkait upaya penutupan sementara terhadap kawasan hutan kota Pasirpengaraian, sehubungan dengan adanya beruang madu yang berkeliaran. ‘’Kita imbau kepada masyarakat Rohul untuk sementara tidak berkungjung ke Komplek perkantoran Bina Praja Pemda Rohul, menjelang tertangkapnya beruang madu yang hingga saat ini keberadaannya masih di Hutan Kota Pasirpengaraian,’’ terangnya.

Ditambahkannya, personel BPBD dan Satpol PP Rohul masih berjaga di dekat kawasan hutan kota Pasirpengaraian, agar masyarakat tidak melintas di kawasan hutan kota, guna mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak di inginkan.

Pasalnya, dalam melaksanakan perencanaan ruang terbuka hijau di Komplek Perkantoran Pemda Rohul dan pengelolaan hutan kota Pasirpengaraian hingga survei ke dalam kawasan hutan kota, tidak pernah melihat adanya hewan satwa liar yang buas.

 

 


Apalagi dalam dua bulan terakhir, pihaknya baru turun ke kawasan hutan kota Pasirpengaraian. Dimana kawasan Hutan Kota Pasirpengaraian dengan luas 32,80 hektar yang tidak satu hamparan dengan keberadaanya tujuh lokasi, tidak pernah melihat dan bertemu dengan binatang buas seperti beruang madu.

Kalaupun hewan liar yang ditemukan di dalam kawasan hutan kota di Komplek Perkantoran Bina Praja Pemda Rohul itu, seperti babi hutan, biawak, monyet dan kera, ular dan berbagai jenis burung alam seperti raja udang, berabah dan lainnya. ‘’Dalam kegiatan Pengelolaan RTH dan kawasan hutan kota Pasirpengaraian, kita pernah melihat ada hewan sebesar itu. Kemungkinan beruang yang ditemukan sore tadi (Jumat, red), nyasar masuk ke kawasan hutan kota Pasirpengaraian. Bisa saja berasal dari Kawasan Tahura di Kecamatan Bangun Pura Rohul. Saya yakin hewan itu nyasar, tidak ada terlihat beruang selama ini, apalagi jejak kaki harimau tidak ada sama sekali. Entah kedepan kita tidak tau bisa menjadi rumah satwa liar di Hutan Kota Pasirpengaraian, ’’ sebutnya.(esi)

Editor : RP Arif Oktafian
#beruang madu #rohul #bbksda #bina praja pemda rohul #hutan kota