Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sempat Terasa Pusing, Pulih Setelah Minum Teh Manis, Dari Kegiatan Donor Darah di Dumai

Syahri Ramlan • Jumat, 13 September 2024 | 11:18 WIB

Salah seorang warga tengah bersiap untuk mendonorkan darahnya di Terminal Tipe A Dumai, Kamis (12/9/2024).
Salah seorang warga tengah bersiap untuk mendonorkan darahnya di Terminal Tipe A Dumai, Kamis (12/9/2024).

Bersempena Harhubnas di tahun ini, Terminal Tipe A Dumai yang berada di Jalan Kelakap Tujuh, Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan, Kamis (12/9) suasananya sedikit berbeda dari sebelumnya. Di mana, terminal ini dijadikan pusat kegiatan donor darah.

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Pagi itu, sekitar pukul 09.15 WIB, Eci warga Kelurahan Ratu Sima, (35) bersama suaminya mendatangi lokasi kegiatan donor darah di terminal Dumai. Sehelai kertas formulir yang sudah diisi, turut dibawanya untuk mendaftarkan diri sebagai peserta donor darah.

''Mau donor darah pak,'' kata Eci tersenyum sepintas sambil berlalu.

Di lokasi itu, sudah dipersiapkan sejumlah peralatan yang biasa digunakan untuk kegiatan donor darah. Satu unit kursi warna hitam sudah disiapkan untuk ditempati Eci. Eci pun datang dan duduk di kursi hitam tersebut. Seiring dengan itu, sejumlah alat perkakas donor pun menempel di lengan sebelah kirinya. ''Dah siap Bu,'' kata petugas kesehatan yang disambut dengan anggukan kepala oleh Eci.

Hanya dalam hitungan menit saja, darah segar mengalir dari lengan kiri Eci melewati selang kecil menuju ke kantong penampung. Kantong darah tersebut diletakkan di atas alat timbangan. ''Ini merupakan kegiatan donor darah yang kedua kalinya saya ikuti,'' kata Eci sambil tersenyum seraya melepaskan pandangan ke segala arah.

Tak lama berselang, kondisi Eci sedikit berubah. Kondisinya terasa agak lemah. Kemudian, pandangnya sedikit berkunang-kunang. Mukhlis, sang suami cukup mengerti dengan kondisi seperti yang dialami Eci. ''Saya mau keluar sekejap untuk mencari air teh manis,'' kata Mukhlis sambil pamit untuk mendapatkan air teh manis.

Dalam kesekejap, Mukhlis datang membawa segelas air teh manis. Setelah diminum, Eci kembali terlihat segar seperti semula. ''Cuma agak pening saja. Tapi sebentar saja. Setelah minum teh manis, semuanya kembali baik-baik saja,'' kata Eci.(ade)

Editor : Rindra Yasin
#dumai #donor darah #harhubnas