Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

‘’Pergi Sehat, Balek Malah Jadi Mayat’’, Kedatangan Jenazah Korban Penembakan Aparat Malaysia Disambut Isak Tangis

Tim Redaksi • Kamis, 30 Januari 2025 | 08:24 WIB

Suasana pemulangan jenazah Basri, pekerja Migran Indonesia asal Riau saat tiba di Terminal Kargo Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru, Rabu (29/1/2025).
Suasana pemulangan jenazah Basri, pekerja Migran Indonesia asal Riau saat tiba di Terminal Kargo Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru, Rabu (29/1/2025).

Lima warga negara Indonesia (WNI) ditembak di sekitar perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia, Jumat (24/1) lalu. Satu di antaranya yakni Basri, warga Riau yang berdomisili di Rokan Hulu. Rabu (29/1), jenazah Basri dibawa ke tanah kelahirannya Pulau Rupat, Bengkalis.

Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru

JENAZAH Basri tiba di Kargo Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Rabu (29/1) pukul 16.00 WIB dan disambut Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) Rahman Hadi, Sekretaris Dirjen Pelindungan KP2MI Brigjen Pol Dayan Victor Imanuel Blegur, Direktur Reintegrasi dan Penguatan Keluarga KP2MI Hadi Wahyuningrum dan Direktur Pelindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha, dan juga perwakilan pihak keluarga.

Begitu tiba, peti jenazah langsung dimasukkan ke ambulans dan kemudian diberangkatkan ke Rupat melalui Dumai dengan dikawal pihak kepolisian. Sekitar pukul 18.47 WIB, jenazah tiba Dumai dan langsung dimasukkan ke dalam lambung kapal Ro-Ro yang bersandar di Pelabuhan Ro-Ro Dumai-Rupat Bandar Sri Junjungan.

Sekitar pukul 18.58 WIB, kapal Ro-Ro tersebut bergerak perlahan meninggalkan Pelabuhan Dumai-Rupat Bandar Sri Junjungan. Selama prosesi persiapan keberangkatan sepenuhnya mendapatkan pengawalan dari Polres Dumai. Bahkan, Kapolres Dumai, AKBP Hardi Dinata H SIK MM bersama sejumlah jajarannya ikut langsung menyaksikan prosesi pemberangkatan tersebut.

Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata H SIK MM melalui Kasat Polairud Polres Dumai, AKP B Purba SH yang dihubungi, Rabu (29/1) malam menjelaskan, prosesi pemulangan jenazah PMI ke Rupat sudah berlangsung dengan aman dan lancar. ‘’Lancar dan sudah diserahkan sama anggota Polres Bengkalis,’’ kata Purba.

Kedatangan jasad Basri sudah ditunggu ratusan masyarakat dan juga kerabatnya di Jalan  Nelayan RT 11/RW 04 Kelurahan  Terkul, Rupat Selatan, Kecamatan Rupat sejak siang sampai malam. Pasalnya kepergian Basri cukup mengejutkan.

Korban ke menuju Malaysia pada Kamis (23/1) malam dalam kondisi baik-baik dan sehat. Namun, Jumat (24/1) dini hari, Basri dikabarkan meninggal dunia akibat ditembak Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia di Perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia.

Kedatangan jasad korban disambut haru dan isak tangis oleh sang istri Nurhaida, anak serta saudaranya. Bahkan masyarakat setempat sudah menunggu sejak pukul 16.00 WIB setelah mendapatkan kabar, bahwa jasad korban sudah berada di Bandara SSK II Pekanbaru. “Ya, in sya Allah kami ikhlas menerima suami saya yang sudah terbujur kaku di peti jenazah dari Malaysia,” ujar Nurhaida.

Ia menyebutkan, suaminya pergi dalam keadaan baik dan sehat. Namun sehari berikutnya malah mendapatkan kabar suaminya meninggal dunia akibat ditembak aparat Malaysia. “Kami sangat syok dan terkejut. Pergi sehat dan balek malah jadi mayat. Makanya saya sebagai istri juga meminta agar pihak keamanan Malaysia dapat bertanggung jawab atas kematian suami saya,” ucapnya.

Akil, salah seorang tetangga korban juga mengaku terkejut mendengar korban meninggal dunia akibat ditembak oleh tentara Malaysia. Akil mengaku korban adalah teman dekat dan jirannya yang dikenal baik. “Ya, dia tetangga mak mertua saya. Tinggalnya bersebelahan rumah. Sedangkan saya tinggal di depan rumah orang tua korban. Mak korban juga sudah meninggal dunia dunia bulan yang lalu,” ujar Akil.

Ia menyebutkan, keseharian korban bekerja serabutan. Biasanya bekerja sebagai pedagang di Kota Dumai. Terakhir dirinya mendengar kabar berangkat ke Malaysia pada Kamis (23/1) malam dan sudah enam hari dari kejadian dia ditembak mati baru sekarang dibawa pulang. ”Dia orangnya baik dan ramah. Jadi kami sangat kehilangan. Masyarakat sejak sore menunggu kedatangannya untuk segera dikuburkan di kampung ini,” ucap Akil.

Sedangkan Kapolsek Rupat Iptu Zulkarnain yang ikut menunggu kedatangan jenazah Basri di Jalan Nelayan  RT11/RW04  Kelurahan  Terkul, Rupat  Selatan, Kecamatan Rupat menyebutkan, dari informasi masyarakat setempat, korban selama ini tidak tinggal di Kelurahan Terkul.

“Ya, setelah ada kabar korban meninggal akibat ditembak petugas keamanan Malaysia, baru kami tahu korban merupakan warga Rokan Hulu (Rohul) yang tinggal bersama istri keduanya dan berdomisili sesuai KTP-nya di Rohul. Sedangkan di Kelurahan Terkul Kecamatan Rupat merupakan rumah orang tuanya dan istri pertamanya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, jenazah korban yang baru sampai pukul 20.30 WIB di Terkul  langsung dikuburkan di Pemakaman Masjid Al Falah Terkul Laut, Kelurahan Terkul. Pihaknya berharap kasus kematian korban menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat agar tidak berangkat ke negara lain dengan cara ilegal.

“Ya, khususnya masyarakat Pulau Rupat jangan lagi berangkat ke Malaysia melalui jalur gelap. Karena ini sangat membahayakan nyawa kita,” imbaunya.

Sementara itu, Pj Gubri Rahman Hadi yang menyambut kedatangan jasad Basri mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyampaikan duka mendalam. “Kami menyampaikan ucapan duka yang mendalam kepada keluarga korban dan juga terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah ini,” sebutnya.

Sekretaris Dirjen Pelindungan KP2MI Brigjen Pol Dayan Victor Imanuel Blegur mengatakan, pihaknya bersyukur semua proses pemulangan jenazah ke Indonesia berjalan dengan lancar. Pihaknya juga langsung ikut mengantarkan jenazah ke rumah duka dan juga akan memberikan santunan.

“Proses pemulangan jenazah berjalan lancar, kami juga ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam pemulangan jenazah ini,” katanya.(sol/ksm/sah/das)

Editor : Rindra Yasin
#penembakan 5 WNI di Malaysia #APMM malaysia #Jenazah PMI #riau