Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Wahana FC, Juara Liga 4 Zona Riau 2024-2025; Awalnya Pelengkap, justru Tampil Gemerlap

Denny Andrian • Rabu, 5 Maret 2025 | 11:39 WIB

 

Pemain dan tim pelatih Wahana FC foto bersama Presiden Klub Henricus Aryo Triyoga usai menjuarai Liga 4 Zona Riau 2024-2025, Kamis (27/2/2025).
Pemain dan tim pelatih Wahana FC foto bersama Presiden Klub Henricus Aryo Triyoga usai menjuarai Liga 4 Zona Riau 2024-2025, Kamis (27/2/2025).

Kompetisi Liga 4 (dulunya Liga 3) Zona Riau yang digelar Asprov PSSI Riau di Stadion Kampus Unri dan Lapangan Wahana Jalan Air Hitam Pekanbaru sejak 1 Februari 2025 berakhir 27 Februari 2025. Sebanyak 42 laga digelar dan Wahana FC keluar sebagai juara. Padahal, tim ini awalnya berstatus “pelengkap”.

Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru

Kisah manis perjalanan Denmark menjuarai Piala Eropa 1992 terulang di gelaran Liga 4 Zona Riau 2024-2025. Ya, Denmark awalnya takkan berpartisipasi di Piala Eropa 1992 lantaran hanya mampu finis di posisi kedua pada Grup 4 Kualifikasi Piala Eropa 1992.

Tetapi karena Yugoslavia mundur karena terkena sanksi dari PBB terkait perang yang berkecamuk sejak 1991, UEFA pun menunjuk Denmark sebagai penggantinya dan tampil luar biasa hingga keluar sebagai juara usai mengalahkan Jerman Barat. Hampir sama dengan perjalanan Wahana FC di Liga 4 Zona Riau musim ini.

Wahana FC hanyalah tim pengganti untuk melengkapi kuota karena Riau United FC. “Riau United tak jadi ikut. Tapi peserta tetap tujuh tim karena Wahana FC menyusul mendaftarkan diri,” ujar Sekretaris Umum PSSI Riau, Agus Samsir kepada Riau Pos, Kamis, 30 Januari 2025, tepatnya dua hari sebelum pembukaan Liga 4 Zona Riau.

Presiden Klub Wahana FC Henricus Aryo Triyoga mengakui mendaftar di last minute karena berbagai pertimbangan. “Namun, kami langsung melakukan persiapan. Dengan materi pemain lokal, Alhamdulillah kami keluar sebagai juara untuk mewakili Riau ke putaran nasional,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Direktur PT Wahanakarsa Swandiri ini, Selasa (4/3).

Tim yang berhomebase di Jalan Air Hitam Pekanbaru ini diperkuat pemain lokal, terrmasuk beberapa mantan pemain PSPS senior dan junior seperti Danil Junaidi, Firman Septian, Ario Putra, Saddam Hamdani, dan Tengku Lutfi. Berstatus pelengkap, Wahana FC tampil gemerlap bak bintang di malam hari.

Tim Dakwah-julukan Wahana FC-memang mengawali putaran pertama dengan hasil kurang baik. Di laga perdana, melawan Pekanbaru FC, Wahana kalah 0-2. Namun, sisanya Wahana FC tak terkalahkan. Lawan Nabil FC menang 5-1, menang 2-1 atas Unri FC, mengalahkan Pendalian FC 3-1, bermain imbang 1-1 dengan Perfisi Fisip Unri, dan menang 3-2 atas Persemai Dumai.

Tim yang dibina Dasrul ini pun menutup putaran pertama di posisi tiga klasemen dengan 13 poin. Raihan poin Wahana FC sama dengan poin Pekanbaru FC di puncak dan Persemai di posisi kedua. Namun, Wahana FC kalah selisih gol (-1) dibandingkan Pekanbaru FC (1) dan Persemai (0).

Pada putaran kedua, tim asuhan Agusrianto ini tampil lebih baik. Pemuncak klasemen Pekanbaru FC dikalahkan 1-0. Selanjutnya, Nabil FC dikalahkan 5-0, Unri FC dikalahkan 3-2 dan Pendalian FC dikalahkan 3-0.

Kemenangan pun menjadi harga mati yang harus diraih di laga terakhir melawan Persemai untuk menjadi juara. Hasilnya, secara dramatis Wahana FC menjadi juara dan menang dengan skor 4-2. Tak hanya itu, strikernya Firman Septian yang mencetak tiga gol di laga ini menjadi topskorer Liga 4 Zona Riau dengan koleksi 10 gol.

Prestasi musim ini jauh lebih baik di tiga musim keikutsertaan mereka sebelumnya. Pada musim perdana tahun 2021-2022, Wahana FC menembus 6 besar. Selanjutnya, musim 2022-2023 berada di posisi tiga Grup B sebelum kompetisi dihentikan karena tragedi Kanjuruhan. Musim 2023-2024, Wahana FC terhenti di semifinal.

Lantas apa target di putaran nasional nanti? Tim yang didirikan 2020 ini siap merajut impian lolos ke Liga 3. Kekuatan tim yang hanya bermaterikan 21 pemain pun bakal ditambah.

“Kami ingin tampil dan meraih hasil maksimal. Kami tak mau setengah-setengah,’’ ujar Henricus Aryo Triyoga didampingi Manajer Wahana FC Riko Amri dan Asisten Manajer M Iqbal.

Berdasarkan regulasi, di putaran nasional Wahana FC bisa mengganti lima pemain dan menambah lima pemain baru. Wahana FC juga bisa menambah pemain baru dari luar Riau, dengan catatan terdaftar dalam kompetisi Liga 4 musim ini. ‘’Kami akan maksimalkan pemain lokal,’’ ujar Aryo.

Manajer tim Riko Amri menambahkan, saat ini pemain diliburkan dan rencananya kembali kumpul latihan pada 7 Maret mendatang. ‘’Kami belum dapat jadwal kapan putaran nasional digelar. Yang jelas, pembicaraan dengan tim pelatih, kami akan mulai persiapan pada 7 Maret mendatang,’’ ujarnya.

Sementara itu, pelatih Wahana FC Agusrianto mengimbau kepada pemain untuk tidak istirahat total. ‘’Pemain harus tetap jaga kondisi dengan latihan masing-masing agar tidak mulai dari nol nantinya,’’ ujar mantan pemain PSPS ini.

Profil
Nama: Wahana FC
Julukan: Dakwah
Berdiri: 2020
Stadion: Wahana FC Jalan Air Hitam Pekanbaru
Pembina: Dasrul
Presiden Klub : Henricus Aryo Triyoga
Manajer: Riko Amri
Asisten Manajer: M Iqbal
Sekretaris Tim: Alpa Platini
Pelatih Kepala: Agusrianto
Asisten Pelatih: Lutfi, Mahadi, Rusdianto, Basiral, Riki Nelson
Physioteraphy: Riski
Dokter Tim: Yoppi Agung
Kit Man: Bryan

Penjaga Gawang
1. Ivan Fadillah
2. Tobi Zenzi Rahmat

Penyerang
1.Firman Septian
2. Saddam Hamdani
3. Andre Fransiska
4. Ikhsan Ade Raka
5. Muharam Syahid J

Gelandang
1.Tengku Lutfi
2. Riski Arya
3. Rido
4. Zikri Alfalah
5. Fernando
6. Muhammad Arsyad
7. Jonatami M
8. Gilang Ramadan
9. M Dhio Pramuja
10. Satria Mahardika
11. Susilo Bambang Yudhoyono

Bek
1. Danil Junaidi
2. Ario Putra
3. Ghani Syafwan Hadi

Editor : Arif Oktafian
#yugoslavia #piala eropa #pssi #denmark #liga 4 zona riau