Kota Pekanbaru kembali memiliki stadion kebanggaan baru. Jumat (12/9), Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM meresmikan Stadion Mini Gelora Hang Tuah yang berlokasi di Jalan Palembang, Kecamatan Kulim.
Laporan M ALI NURMAN, Kulim
Nama Stadion Hang Tuah sendiri mengingatkan warga Kota Pekanbaru akan keberadaan stadion lama yang namanya juga Hang Tuah di Jalan Hang Tuah. Kenangan itulah yang ingin dibangkitkan kembali oleh Wako Pekanbaru Agung Nugroho.
Dalam sambutannya, Agung menegaskan pemilihan nama stadion ini memiliki makna mendalam. Stadion Gelora Hang Tuah dihadirkan untuk menghidupkan kembali semangat Stadion Hang Tuah yang dulu pernah menjadi ikon olahraga Riau.
”Dulu Stadion Hang Tuah itu kebanggaan Provinsi Riau, bukan hanya Pekanbaru. Kini hanya tinggal kenangan. Hari ini kita hidupkan kembali semangat itu lewat Gelora Hang Tuah. Mudah-mudahan persepakbolaan Pekanbaru kembali jaya,” ucap Agung.
Agung juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang hadir sekaligus ikut turun berlaga dalam pertandingan persahabatan antara Pemko Pekanbaru melawan Pemprov Sumbar dengan skor imbang 2-2. Kemenangan akhirnya diraih Pemprov Sumbar melalui adu pinalti 3-0.
”Semoga semangat berolahraga dan bermain sepakbola masyarakat Pekanbaru semakin tumbuh. Terima kasih Pak Gubernur sudah mampir, nanti jangan lupa mencoba mie Kalinjuhang dan bakwan Sumatera, Indomie khas kita yang berbeda,” ujar Agung, disambut tawa undangan.
Gubernur Sumbar Mahyeldi memberi apresiasi atas langkah Pemko Pekanbaru yang serius mengembangkan sarana olahraga sekaligus memberikan ruang bagi anak muda menyalurkan minat dan bakat.
”Di era anak-anak generasi sekarang sibuk dengan gadget, bahkan tak sedikit yang terjerumus ke narkoba atau tindakan kriminal, Pak Agung justru menghadirkan program positif. Salah satunya lewat peresmian stadion mini Gelora Hang Tuah ini. Menurut saya, ini langkah cerdas menyelamatkan anak muda,” ujar Mahyeldi.
Ia menilai, pembangunan stadion mini ini merupakan solusi strategis dalam membina generasi emas 2045.
”Anak-anak Riau diberikan ruang untuk berkembang, mempersiapkan dirinya menjadi hebat, sukses, untuk mencapai tujuan bersama, yaitu Indonesia emas tahun 2045,” tambahnya.
Mahyeldi juga memuji penyelenggaraan acara yang dinilai penuh persiapan. ”Saya melihat persiapan Kota Pekanbaru luar biasa. Tempat pertandingannya sudah baik, sambutannya meriah, bahkan disiapkan kuliner khas dengan cerita tersendiri. Ini menambah semangat kami hadir di Pekanbaru,” katanya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pekanbaru Edward Riansyah menjelaskan, Stadion Gelora Hang Tuah berdiri di atas lahan seluas 19 hektare. Fasilitasnya tak hanya lapangan sepakbola, tetapi juga GOR bulutangkis dan takraw, bumi perkemahan Pramuka, lapangan tembak, serta arena sepatu roda.***
Editor : Arif Oktafian