Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dari Pelaksanaan MTQ Ke-57 Kota Pekanbaru; Semangat Generasi Muda Muliakan Kalam Ilahi

Joko Susilo • Selasa, 4 November 2025 | 11:43 WIB
Para peserta mengikuti lomba MTQ ke-57 Pekanbaru cabang Makalah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an di SMP Madani Pekanbaru, Senin (3/11/2025).
Para peserta mengikuti lomba MTQ ke-57 Pekanbaru cabang Makalah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an di SMP Madani Pekanbaru, Senin (3/11/2025).

Iven Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 tingkat Kota Pekanbaru dimulai. Berlangsung mulai 2-8 November 2025, kegiatan lomba dilakukan di beberapa lokasi.

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru

SUASANA tenang namun penuh semangat terasa di salah satu ruangan yang ada di SMP Madani Pekanbaru. Sekolah ini menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 tingkat Kota Pekanbaru 2025. Yaitu cabang Makalah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

Di sudut ruangan, para peserta tampak khusyuk menulis, menggali ide dan inspirasi dari nilai-nilai Al-Qur’an. Tangan-tangan muda itu menari di atas kertas dan papan ketik laptop, menyusun argumentasi ilmiah yang berpadu dengan sentuhan spiritual.

”Sekarang proses lombanya masih berlangsung. Finalnya akan digelar beberapa hari ke depan,” tutur Eva, salah satu tim pemantau lomba dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru, sembari memperhatikan peserta yang serius menulis.

Ajang MTQ Kota Pekanbaru yang berlangsung 2–8 November 2025 ini bukan sekadar perlombaan. Tapi juga perayaan semangat generasi muda dalam memuliakan kalam Ilahi.

Selain di SMP Madani Pekanbaru, berbagai cabang lomba tersebar di beberapa lokasi lainnya. Di Astaka utama, lantunan merdu tilawah remaja dan dewasa menggema, berpadu dengan irama hadroh, nasyid, rebana, dan marawis yang menghidupkan suasana.

Di Masjid Nurus Sallam, peserta tilawah anak-anak hingga penyandang disabilitas netra memperdengarkan bacaan Al-Qur’an dengan penuh ketulusan.

Masjid Rahmat menjadi saksi hafalan para penghafal 1 hingga 30 juz, sementara di MDA Nurussalaam seni kaligrafi Al-Qur’an mewarnai ruang dengan keindahan ayat-ayat suci.

ak ketinggalan, di MTsN 3 Pekanbaru berlangsung cabang Syarhil dan Fahmil Qur’an, di mana peserta adu kemampuan memahami dan menjelaskan makna ayat. Sementara di Masjid Al-Mubassirin, hafalan 100 dan 500 hadis serta tafsir Al-Qur’an menjadi ajang mengasah kecerdasan dan ketekunan peserta.

Ketua Panitia MTQ Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan kegiatan ini akan berlangsung selama tujuh hari penuh. ”Final dan pengumuman pemenang akan disampaikan pada malam penutupan nanti,” ujarnya dengan penuh harap agar gelaran ini menjadi ajang yang membawa keberkahan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Dari lantunan ayat, goresan pena, hingga ketekunan para peserta, MTQ Pekanbaru bukan hanya lomba, tapi cermin cinta warga kota bertuah terhadap Al-Qur’an. Di SMP Madani, setiap kata yang ditulis hari ini bukan sekadar tugas lomba, melainkan bukti bahwa nilai-nilai Ilahi bisa hidup dalam karya dan ilmu.***

Editor : Arif Oktafian
#SMP Madani Palu #mtq #Kalam Ilahi #pemko pekanbaru