Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar rapat konsolidasi awal tahun 2026 di lantai 6 gedung utama Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru di Tenayan Raya, Senin (5/1).
Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru
ADA yang berbeda dalam suasana rapat pejabat Pemko Pekanbaru kali ini. Tak seperti biasa, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) datang bersama istri.Para istri ini ada yang memakai seragam TP PKK, ada juga yang berseragam Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pekanbaru, namun ada juga yang memakai pakaian bebas rapi.
Rapat dipimpin langsung oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho didampingi istri yang merupakan Ketua TP PKK Pekanbaru Sulastri Agung. Hadir juga Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar beserta istri dan Penjabat (Pj) Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut beserta istri.
Para asisten dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) juga hadir didampingi istri. Turut hadir sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dan PPPK di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Dalam arahannya, Wali Kota Agung Nugroho menegaskan komitmennya untuk membawa Pemko Pekanbaru menjadi lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
”Kita ingin Pemerintah Kota Pekanbaru lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Saya minta paparan dari masing-masing kepala OPD sekitar tiga menit saja,” ujar Wako.
Ia menjelaskan, melalui paparan singkat tersebut, setiap kepala OPD dapat menyampaikan gambaran program serta langkah strategis yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026.
Wako juga menyampaikan pentingnya kerja sama dan regulasi yang jelas untuk melibatkan anak-anak Pekanbaru dalam penyerapan tenaga kerja, seiring pesatnya pembangunan sektor ritel, perusahaan, dan berbagai investasi di Kota Pekanbaru.
”Saya minta dilakukan kerja sama dan pengaturan yang jelas, bagaimana melibatkan anak-anak Pekanbaru agar bisa bekerja. Penyerapan tenaga kerja lokal harus menjadi perhatian bersama, karena pembangunan ritel dan perusahaan semakin banyak,” ujar Wako.
Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama dan regulasi yang jelas untuk melibatkan anak-anak Pekanbaru dalam penyerapan tenaga kerja, seiring pesatnya pembangunan sektor ritel, perusahaan, dan berbagai investasi di Kota Pekanbaru.
”Saya minta dilakukan kerja sama dan pengaturan yang jelas, bagaimana melibatkan anak-anak Pekanbaru agar bisa bekerja. Penyerapan tenaga kerja lokal harus menjadi perhatian bersama, karena pembangunan ritel dan perusahaan semakin banyak,” ucap Wako.
Terkaitkehadiran para istri, Wako katakan, hal itu dilakukan supaya para istri mengetahui bahwa kepala dinas atau suami masing-masing punya pekerjaan dan tanggung jawab besar untuk pembangunan Kota Pekanbaru.
Rapat konsolidasi ini dikoordinatori oleh Pj Sekretaris Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut. Suasana rapat berlangsung santai namun tetap fokus pada substansi pembahasan.
”Rapat ini kita buat santai saja. Terima kasih untuk semuanya,” tutup Wako.***
Editor : Arif Oktafian